Bumi Karsa Perkuat Transformasi Digital Lewat Pelatihan BIM Navisworks

MEDIAWARTA, MAKASSAR – PT Bumi Karsa memperkuat langkah transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Salah satunya dilakukan dengan menggelar Training Building Information Modeling (BIM) Navisworks secara hybrid di Alphard Room Kalla Toyota Cokroaminoto, Makassar.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari PT Sinergi Wahana Gemilang dan diikuti karyawan PT Bumi Karsa. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan perusahaan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam proses perencanaan, koordinasi, hingga visualisasi proyek konstruksi.

Sejumlah materi diberikan kepada peserta, dengan fokus pada penggunaan Autodesk Navisworks. Materi mencakup Navisworks Overview, pembuatan simulasi konstruksi 4D dan Expert Animation, serta Virtual Reality Model Exploration.

Melalui materi tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada perangkat lunak BIM, tetapi juga diarahkan memahami bagaimana model digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan koordinasi pekerjaan dan membantu melihat tahapan proyek secara lebih terintegrasi.

Business Supporting General Manager PT Bumi Karsa, Rusdi Usman Latif, mengatakan penguatan kompetensi digital menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga daya saing di tengah perkembangan industri konstruksi yang semakin mengandalkan teknologi.

“Transformasi digital merupakan bagian dari strategi PT Bumi Karsa dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perusahaan. Melalui penguatan kompetensi BIM, kami membangun fondasi yang kuat untuk mengadopsi berbagai teknologi digital, termasuk Virtual Reality,” ujar Rusdi.

Menurutnya, penguasaan teknologi tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan proyek ke depan menjadi lebih efektif dan kolaboratif. Pada saat yang sama, transformasi digital juga diarahkan untuk mendukung proses pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Chief Operating New Business PT Bumi Karsa, Fajaruddin, mengatakan pelatihan BIM Navisworks merupakan salah satu tahapan awal perusahaan dalam mempersiapkan penerapan BIM secara lebih luas.

“Bumi Karsa terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi konstruksi. Melalui penguatan kompetensi BIM, kami sedang mempersiapkan langkah menuju pemanfaatan BIM sebagai salah satu inovasi yang dapat mendukung proses perencanaan dan koordinasi proyek secara lebih optimal,” kata Fajaruddin.

Ia berharap penerapan teknologi BIM nantinya dapat membantu perusahaan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, menekan potensi kesalahan dalam pelaksanaan proyek, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan para pemangku kepentingan.

Dalam pelatihan tersebut, PT Sinergi Wahana Gemilang memberikan pembekalan mengenai pemanfaatan Autodesk Navisworks untuk mendukung kolaborasi lintas disiplin. Peserta juga mempelajari simulasi konstruksi berbasis 4D serta eksplorasi model digital yang dapat menjadi dasar pengembangan teknologi Virtual Reality.

Bagi PT Bumi Karsa, penguatan kemampuan BIM tidak hanya berkaitan dengan penguasaan perangkat lunak. Lebih jauh, perusahaan ingin membangun budaya kerja yang semakin adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri konstruksi.

Penguasaan BIM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses kerja, mengurangi potensi pekerjaan ulang atau rework, memperkuat koordinasi antar­tim, serta membantu mengoptimalkan penggunaan sumber daya dalam proyek.

Ke depan, PT Bumi Karsa berkomitmen melanjutkan pengembangan kompetensi digital sekaligus mengeksplorasi berbagai teknologi inovatif. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi perusahaan untuk menghadirkan solusi konstruksi yang lebih efisien, berkualitas, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Comment