MEDIAWARTA,— PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) terus memperkuat strategi pemasaran kendaraan elektrifikasi BYD di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi dan Kalimantan. Penguatan tersebut dilakukan tidak hanya melalui perluasan jaringan dealer, tetapi juga dengan menghadirkan pendekatan pemasaran yang menyesuaikan karakter konsumen, kebutuhan mobilitas, serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik di masing-masing daerah.
Sebagai dealer group BYD dan Denza, Haka Auto melihat bahwa pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi di luar Pulau Jawa membutuhkan pendekatan yang lebih dekat dengan konsumen. Edukasi mengenai teknologi, pengalaman langsung menggunakan kendaraan, hingga pemahaman terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran di wilayah tersebut.
Muhammad Shobirin, General Manager Marketing, Aftersales & Customer Experience Haka Auto, mengatakan bahwa karakter pasar Sulawesi dan Kalimantan memiliki kebutuhan yang berbeda dibandingkan wilayah metropolitan di Pulau Jawa. Karena itu, strategi pemasaran Haka Auto tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga membangun pemahaman dan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.
“Bagi Haka Auto, pemasaran kendaraan elektrifikasi tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk setiap wilayah. Kami perlu memahami karakter konsumennya, pola mobilitasnya, sekaligus bagaimana masyarakat melihat teknologi kendaraan listrik. Karena itu, pendekatan kami di Sulawesi dan Kalimantan lebih banyak mengedepankan edukasi, pengalaman langsung, serta komunikasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Shobirin.
Menurutnya, keberadaan jaringan dealer di daerah juga memiliki peran penting dalam memperkenalkan ekosistem kendaraan elektrifikasi secara lebih dekat kepada masyarakat. Dealer bukan hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga menjadi titik interaksi konsumen untuk mengenal produk, mencoba kendaraan, mendapatkan informasi mengenai teknologi, serta memperoleh layanan purnajual.
Haka Auto juga melihat bahwa pilihan produk yang semakin beragam memungkinkan pendekatan pemasaran dilakukan berdasarkan kebutuhan konsumen. Produk berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) dapat diperkenalkan kepada konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara listrik sepenuhnya, sementara teknologi Dual Mode pada BYD M6 DM memberikan alternatif bagi konsumen yang masih mempertimbangkan fleksibilitas penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam mobilitas sehari-hari.
“Yang ingin kami bangun adalah pemahaman bahwa kendaraan elektrifikasi memiliki pilihan teknologi dan karakter penggunaan yang beragam. Konsumen dapat mengenal teknologi tersebut secara langsung melalui test drive dan berbagai aktivitas yang kami lakukan bersama komunitas maupun masyarakat,” tambah Shobirin.
BYD Haka Kendari Dorong Edukasi dan Pengalaman Berkendara untuk Perluas Adopsi EV di Sulawesi
Di Sulawesi, pendekatan tersebut turut dilakukan melalui BYD Haka Kendari yang menjadi salah satu titik penting Haka Auto dalam menjangkau konsumen di Sulawesi Tenggara.
Gunawan Syuphian, Branch Manager BYD Haka Kendari, mengatakan bahwa edukasi menjadi bagian penting dalam pemasaran kendaraan elektrifikasi di wilayahnya. Konsumen tidak hanya membutuhkan informasi mengenai harga dan spesifikasi kendaraan, tetapi juga ingin memahami bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Di Kendari, kami melihat konsumen semakin terbuka untuk mengenal kendaraan elektrifikasi. Namun, prosesnya tetap membutuhkan edukasi dan pengalaman langsung. Karena itu, kami berusaha menghadirkan komunikasi yang sederhana dan relevan, kemudian mengajak konsumen untuk mencoba langsung kendaraan sehingga mereka dapat memahami teknologi dan karakter berkendaranya,” ujar Gunawan.
Menurut Gunawan, aktivitas test drive, community gathering, maupun kegiatan yang mempertemukan konsumen dengan kendaraan secara langsung menjadi bagian dari pendekatan pemasaran BYD Haka Kendari.
Pendekatan tersebut juga memungkinkan konsumen mendapatkan gambaran yang lebih konkret mengenai penggunaan kendaraan listrik dalam kehidupan sehari-hari, termasuk aspek kenyamanan, performa, efisiensi, serta fitur-fitur yang ditawarkan.
“Karakter konsumen di daerah tentu memiliki pertimbangan tersendiri. Karena itu, kami tidak hanya berbicara mengenai kendaraan listrik sebagai sebuah teknologi, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat di sini,” tambah Gunawan.
BYD Haka Balikpapan Sesuaikan Pendekatan Pemasaran dengan Karakter Konsumen Kalimantan
Sementara itu, di Kalimantan, Haka Auto memperkuat pendekatan pemasaran melalui BYD Haka Balikpapan. Sebagai salah satu kota dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas yang tinggi di Kalimantan Timur, Balikpapan menjadi salah satu wilayah yang memiliki karakter pasar tersendiri bagi kendaraan elektrifikasi.
Ibadur Rohman, Branch Manager BYD Haka Balikpapan, mengatakan bahwa pendekatan kepada konsumen di Balikpapan dilakukan dengan memahami kebutuhan mobilitas sekaligus memberikan ruang bagi konsumen untuk mengenal teknologi kendaraan elektrifikasi secara lebih dekat.
“Pasar Balikpapan memiliki karakter konsumen yang beragam. Karena itu, kami berusaha menghadirkan pendekatan yang tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai teknologi dan manfaatnya. Konsumen perlu mendapatkan pengalaman langsung agar dapat melihat kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan mereka,” ujar Ibadur.
Menurutnya, keberadaan dealer menjadi bagian penting dari proses tersebut karena konsumen dapat berinteraksi langsung dengan produk, berkonsultasi mengenai pilihan kendaraan, sekaligus memperoleh informasi mengenai layanan purnajual.
BYD Haka Balikpapan juga melihat bahwa pengenalan teknologi elektrifikasi perlu dilakukan secara konsisten agar semakin banyak masyarakat memahami pilihan kendaraan yang tersedia. Kehadiran produk seperti BYD M6 EV dan BYD M6 DM memberikan alternatif bagi konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda.
“Bagi kami, tantangannya bukan hanya bagaimana memperkenalkan produk, tetapi bagaimana membuat konsumen memahami teknologi tersebut dan merasa yakin untuk menggunakannya. Karena itu, pengalaman konsumen menjadi bagian penting dari strategi kami,” kata Ibadur.
Perluas Jangkauan, Perkuat Pengalaman Konsumen
Haka Auto menilai bahwa pengembangan pasar kendaraan elektrifikasi di Sulawesi dan Kalimantan akan berjalan seiring dengan semakin mudahnya masyarakat mendapatkan akses terhadap produk dan layanan.
Karena itu, penguatan jaringan dealer menjadi salah satu bagian dari strategi perusahaan, yang berjalan beriringan dengan aktivitas pemasaran berbasis edukasi, komunitas, test drive, serta peningkatan customer experience.
Shobirin menambahkan bahwa strategi tersebut akan terus dikembangkan sesuai dengan dinamika masing-masing wilayah.
“Kami ingin kehadiran Haka Auto di Sulawesi dan Kalimantan tidak hanya diukur dari jumlah kendaraan yang terjual, tetapi juga dari seberapa jauh kami dapat membangun pengalaman dan kepercayaan konsumen. Ketika masyarakat semakin memahami teknologinya dan merasakan langsung manfaatnya, kami berharap adopsi kendaraan elektrifikasi dapat berkembang secara lebih natural dan berkelanjutan,” tutup Shobirin.

Comment