MEDIAWARTA,– Launching 10 Kelurahan Sadar Kerukunan dalam rangkaian Jappa Jokka dan Cap Go Meh 2026 di Jalan Sulawesi tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga menampilkan wajah kerukunan yang hidup dan nyata. Salah satunya terlihat dari keterlibatan PHDI selaku Majelis Agama Hindu Kota Makassar melalui DPK Peradah Kota Makassar
Bersama jajaran umat Hindu dan unsur DPK Peradah Kota Makassar, Penyuluh Agama Hindu turut juga hadir Pegawai Kementerian Agama Kota Makassar yang beragama Hindu ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan lintas agama tersebut. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat kolaborasi dan semangat persaudaraan antar umat beragama di Kota Makassar.
Kelurahan Sadar Kerukunan adalah ruang bersama untuk memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan.
“Dalam ajaran Hindu dikenal konsep Tat Twam Asi, aku adalah engkau dan engkau adalah aku dan Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara). Nilai inilah yang kami praktikkan dalam kehidupan sosial. Kerukunan bukan hanya teori, tetapi tindakan nyata dalam menghormati dan mendukung satu sama lain,” ujar Ayu yang mendampingi DPK Peradah Kota Makassar.
Menurutnya, partisipasi Penyuluh Hindu bersama PHDI Kota Makassar dalam kegiatan lintas agama merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keseimbangan, keharmonisan, dan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat.
Kepala Kemenag Kota Makassar, H. Muhammad, turut mengapresiasi keterlibatan seluruh Penyuluh lintas agama, termasuk Hindu, yang aktif berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.
Launching Kelurahan Sadar Kerukunan ini semakin menegaskan bahwa Makassar bukan hanya kota yang plural, tetapi juga kota yang mampu merawat keberagaman melalui peran aktif seluruh elemen, termasuk Penyuluh Agama dan organisasi keagamaan seperti PHDI yang melibatkan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Kota Makassar.

Comment