Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani Cetak 1 Juta Talenta Digital Berbasis AI

MEDIAWARTA, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan, Selasa (19/5/2026).

Kolaborasi strategis ini menjadi langkah besar dalam mencetak 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan Indonesia berbasis teknologi hingga 2029.

Kerja sama tersebut akan memperluas akses pelatihan digital ke 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker RI melalui integrasi platform AI JobReady dan Genie AI milik Wadhwani Foundation ke dalam ekosistem SIAPKerja.

Program ini dirancang untuk menghadirkan pembelajaran adaptif berbasis AI, bimbingan karier personal, hingga modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.

Selain pencari kerja, program juga menyasar pengembangan kewirausahaan digital untuk mendorong lahirnya pelaku usaha baru berbasis teknologi.

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli mengatakan transformasi dunia kerja akibat disrupsi teknologi dan digitalisasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar bonus demografi Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Penguatan kompetensi tenaga kerja melalui pendekatan berbasis teknologi menjadi langkah penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan industri yang berlangsung sangat cepat,” ujarnya.

Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendemokratisasi AI di Indonesia.

“Teknologi kecerdasan artifisial tidak hanya tentang inovasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi generasi muda melalui pengalaman digital yang lebih relevan dan inklusif,” ungkapnya.

Di sisi lain, President Wadhwani Entrepreneurship Meetul B. Patel menyebut kurikulum pelatihan dirancang sesuai kebutuhan dunia industri sehingga mampu meningkatkan daya saing peserta di pasar kerja.

Program ini langsung diimplementasikan melalui Workshop Kewirausahaan berbasis AI yang digelar secara daring pada 10–14 Mei 2026 dan diikuti 8.744 peserta dari lebih 20 daerah di Indonesia. Dari pelatihan tersebut lahir lebih dari 1.200 ide usaha baru yang diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja dalam beberapa tahun mendatang. Peserta yang menyelesaikan pelatihan juga akan memperoleh sertifikat kolaboratif dari Kemnaker RI, Indosat, dan Wadhwani Foundation yang diakui secara nasional maupun global.

Comment