MEDIAWARTA, MAKASSAR — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menorehkan capaian akademik membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan pemeringkatan resmi SINTA Kemdiktisaintek Tahun 2026, UMI berhasil masuk dalam tiga besar perguruan tinggi terbaik di Kota Makassar berdasarkan indikator SINTA Score Overall. Capaian ini semakin memperkuat posisi UMI sebagai salah satu perguruan tinggi swasta paling produktif di kawasan Indonesia Timur.
Dalam data resmi yang dirilis melalui laman SINTA Kemdiktisaintek, UMI berada di posisi ketiga setelah Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Sementara posisi berikutnya ditempati Universitas Muhammadiyah Makassar dan UIN Alauddin Makassar. UMI tercatat memperoleh SINTA Score 3 Years sebesar 180.818 dan SINTA Score Overall mencapai 404.762, yang mencerminkan tingginya produktivitas publikasi ilmiah, riset, pengabdian masyarakat, hingga sitasi akademik para dosen dan peneliti.
Tidak hanya unggul pada pemeringkatan nasional, performa akademik UMI juga terus meningkat di level internasional. Berdasarkan data terbaru Scopus Affiliation ID Tahun 2026, UMI telah mencatatkan sebanyak 1.162 dokumen ilmiah terindeks Scopus dengan 903 penulis terafiliasi UMI. Jumlah tersebut menjadikan UMI sebagai perguruan tinggi swasta dengan publikasi Scopus terbanyak di Makassar sekaligus salah satu kampus paling produktif di Indonesia Timur.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi untuk membangun kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan. Menurutnya, capaian SINTA dan Scopus bukan sekadar angka pemeringkatan, melainkan refleksi budaya akademik yang terus dijaga melalui riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Capaian SINTA dan Scopus UMI adalah buah dari ketulusan sivitas akademika yang bekerja dalam sunyi untuk masa depan pendidikan. Ini bukan tentang merasa lebih tinggi dari kampus lain, tetapi bagaimana kami menjaga amanah masyarakat yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UMI,” ujar Prof. Hambali Thalib.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMI terus memperkuat transformasi akademik melalui peningkatan kualitas penelitian, penguatan kolaborasi internasional, pengembangan smart campus, digitalisasi layanan, hingga integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam sistem pendidikan. Seluruh langkah tersebut tetap dibangun dengan menjaga identitas utama UMI sebagai kampus yang memadukan ilmu pengetahuan, spiritualitas, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.

Comment