Kalla Rescue Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Water Rescue Training di Pulau Samalona

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Komitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana terus diperkuat Kalla Rescue. Organisasi relawan yang berada di bawah naungan Kalla Group itu kembali menggelar Water Rescue Training 2026 di Pulau Samalona, Makassar, sebagai bagian dari program tahunan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah perairan.

Pelatihan yang memasuki tahun ketiga pelaksanaannya ini menjadi agenda wajib bagi seluruh anggota Kalla Rescue. Selain mengasah keterampilan penyelamatan di air, kegiatan tersebut juga difokuskan pada pengenalan dan pengoperasian peralatan SAR, peningkatan koordinasi tim, serta penguatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat yang berpotensi terjadi di wilayah pesisir dan perairan Sulawesi Selatan.

Ketua Kalla Rescue, Kurniawan Jaya, mengatakan pelatihan tahun ini memiliki arti penting karena bertepatan dengan dukungan perusahaan berupa satu unit perahu beserta mesin operasional yang akan digunakan dalam berbagai kegiatan pencarian dan pertolongan. Menurutnya, keberadaan armada tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat respons cepat tim dalam membantu masyarakat saat terjadi keadaan darurat.

“Pelatihan ini sudah lama kami rencanakan dan alhamdulillah dapat terlaksana tahun ini. Dukungan perusahaan berupa perahu dan mesin operasional menjadi modal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel. Kami ingin memastikan seluruh anggota mampu mengoperasikan peralatan tersebut secara aman dan efektif sekaligus meningkatkan kemampuan dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Kurniawan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari itu mendapat pendampingan langsung dari tim Basarnas Makassar. Para peserta menerima materi teknis terkait keselamatan di perairan, pengoperasian perahu, prosedur evakuasi korban, hingga simulasi penanganan kondisi darurat. Basarnas juga melakukan evaluasi terhadap kemampuan personel untuk memastikan standar kompetensi yang dibutuhkan dalam operasi SAR dapat terpenuhi.

Perwakilan Basarnas Makassar, ABK RB 12 Daniel, mengapresiasi konsistensi Kalla Rescue dalam mengembangkan kompetensi anggotanya melalui pelatihan berkelanjutan. Ia menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan. “Kompetensi yang terus diasah akan menjadi bekal penting bagi personel saat menghadapi situasi darurat di lapangan. Kolaborasi antara Basarnas dan potensi SAR seperti Kalla Rescue perlu terus diperkuat agar semakin banyak personel yang siap, terampil, dan profesional ketika dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Selain Water Rescue Training, Kalla Rescue juga aktif mengikuti berbagai pelatihan bersama Basarnas, mulai dari Vertical Rescue, Medical First Rescue (MFR), Urban SAR, hingga Jungle Rescue. Bahkan, dua personelnya telah mengantongi sertifikasi kompetensi Jungle Rescue. Melalui pelatihan berkelanjutan ini, Kalla Rescue berharap mampu memperkuat perannya dalam aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta edukasi mitigasi kepada masyarakat, sekaligus memastikan setiap personel siap diterjunkan dalam berbagai operasi penyelamatan di medan yang beragam.

Comment