MEDIAWARTA , MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) bersama Politeknik Bosowa (Poltekbos) menyambut 4.411 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026.
Mereka datang dari 31 provinsi dan 197 kabupaten/kota di Indonesia, dengan sebagian lainnya merupakan mahasiswa internasional dari empat negara.
Sebaran tersebut memperlihatkan semakin luasnya jangkauan Unibos dan Poltekbos dalam menjaring calon mahasiswa. Tidak hanya dari berbagai wilayah Indonesia, penerimaan mahasiswa tahun ini juga mencakup mahasiswa dari Sudan, Nigeria, Timor Leste, dan Korea Selatan, dengan total 25 mahasiswa internasional.
Di lingkungan Unibos, Fakultas Ekonomi dan Bisnis mencatat 635 mahasiswa baru, disusul Fakultas Teknik sebanyak 442 mahasiswa dan Fakultas Psikologi 435 mahasiswa.
Fakultas Hukum menerima 422 mahasiswa, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra 340 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 238 mahasiswa, Fakultas Pertanian dan Restorasi Lahan Tambang 226 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran dan Profesi Dokter sebanyak 235 mahasiswa. Jumlah terbesar berada di Fakultas Pertambangan dengan 814 mahasiswa, sementara Program Pascasarjana Magister dan Doktor mencapai 511 mahasiswa. Poltekbos sendiri menerima 88 mahasiswa baru.
Rektor Universitas Bosowa, Prof. Batara Surya, meminta mahasiswa baru mulai meninggalkan pola pikir ketika masih menjadi siswa dan membangun kemandirian selama menjalani pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki target yang jelas selama menempuh perkuliahan, termasuk berkomitmen menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Untuk jenjang S1, Universitas Bosowa menetapkan masa studi maksimal empat tahun.
“Kuliah pada dasarnya kita diajar untuk bisa berpikir mandiri. Nah, dalam proses berpikir mandiri itu, mahasiswa yang baik kalau punya target-target tertentu,” kata Prof. Batara dalam sambutannya, Rabu (9/9/2026).
Ia juga berpesan kepada mahasiswa yang datang dari berbagai daerah agar menjaga sikap, nama baik keluarga, serta membangun relasi melalui kolaborasi.
“Anda datang ke Kota Makassar harus punya tekad dan niat yang baik. Catatan pentingnya adalah bagaimana Anda bisa menyumbangkan kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara, serta yang paling penting membanggakan orang tua. Jangan terjebak pada hal-hal yang tidak bersifat positif,” ujarnya. Prof. Batara menutup pesannya dengan mengajak mahasiswa meyakini proses pendidikan dan mempersiapkan diri untuk meraih masa depan melalui kehidupan kampus yang kolaboratif.



Comment