MEDIAWARTA,MAKASSAR— Dr. Serliah Nur, dosen UIN Alauddin Makassar sekaligus Kepala International Office, meraih penghargaan Honorable Mention dalam Indroyono Soesilo Award 2026 pada rangkaian The 47th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) di New Delhi, India, Jumat (16/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas penelitian Serliah mengenai pemetaan vitalitas bahasa dan perencanaan revitalisasi bahasa di Tana Luwu, Sulawesi Selatan. Penelitian ini memadukan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan analisis sosiolinguistik untuk mendukung pemetaan kondisi bahasa daerah dan perencanaan upaya pelestariannya.
Kajian tersebut menunjukkan pemanfaatan teknologi geospasial dalam bidang yang tidak terbatas pada pemantauan lingkungan dan perubahan bentang alam. Melalui pendekatan lintas disiplin, informasi geografis dapat dimanfaatkan untuk mendukung kajian kebahasaan dan pelestarian kekayaan budaya lokal.
Indroyono Soesilo Award 2026 diberikan kepada empat peneliti dan praktisi penginderaan jauh dari Indonesia, Jepang, dan India. Penghargaan utama diraih Yustinus Seno dari Auriga Nusantara Corp. melalui penelitian pemetaan tahunan ekosistem hutan Indonesia periode 1990–2024. Sementara itu, Serenee Osman dari Jepang menerima Technical Excellence, sedangkan Ankitha Reddy dari India memperoleh Special Recognition.
Penghargaan ini mengambil nama Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, salah satu pelopor pengembangan teknologi penginderaan jauh di Indonesia dan pendiri Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN).
ACRS 2026 berlangsung pada 12–16 Oktober 2026 dengan tema “Remote Sensing for Future Earth: Innovation, Inclusion & Impact”. Forum tersebut mempertemukan peneliti, akademisi, lembaga antariksa, dan pelaku industri geospasial untuk membahas perkembangan teknologi penginderaan jauh serta penerapannya dalam berbagai bidang.
Keterlibatan Serliah dalam konferensi ini memperluas ruang diseminasi penelitian mengenai bahasa daerah di forum akademik internasional. Bagi UIN Alauddin Makassar, capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi sivitas akademika dalam pengembangan penelitian yang menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pelestarian budaya masyarakat.



Comment