Pembimas Hindu Sulsel Sosialisasikan Barisan Sipakainge’ Lewat Dialog Interaktif di RRI Pro 1 Makassar

MEDIAWARTA,MAKASSAR— Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan sosialisasi program inovasi penguatan moderasi beragama dan pelayanan umat bertajuk Imtegrasi Nilai Barisan Sipakainge’ Dan Konsep Bhuana Agung – Bhuana Alit melalui siaran dialog interaktif di RRI Pro 1 Makassar. Program ini memadukan kearifan lokal dengan nilai filosofi Hindu, yaitu konsep Bhuana Agung (makrokosmos/alam semesta) dan Bhuana Alit (mikrokosmos/diri manusia) (21/10/2022).

Dalam dialog yang mengudara secara langsung tersebut, dan dipandu oleh Ketut Artana Muliadi, Pembimas Hindu menjelaskan bahwa Sipakainge’yang bermakna saling mengingatkan dalam kebaikan merupakan fondasi penting dalam merawat lingkungan. Nilai luhur lokal ini berjalan beriringan dengan ajaran Hindu tentang keseimbangan hidup antara jagat raya dan manusia.

Korelasi kedua konsep tersebut diuraikan ke dalam beberapa fokus utama:

Penyelarasan Diri (*Bhuana Alit*):** Penataan karakter, pengendalian diri, dan kesadaran spiritual individu umat Hindu agar senantiasa menjunjung tinggi sikap toleransi serta kedamaian batin.

Keharmonisan Sosial dan Lingkungan (*Bhuana Agung*): Mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga kelestarian alam, serta membangun hubungan harmonis antarsesama anak bangsa di Sulawesi Selatan.

Penguatan Layanan Keagamaan:implementasi Barisan Sipakainge’ sebagai wadah komunikasi berkala antara pembina dan umat untuk saling mengingatkan terkait pemenuhan hak beragama, pembinaan generasi muda, serta penguatan moderasi beragama.

Langkah sosialisasi ini diharapkan mampu memperluas pemahaman umat Hindu dan masyarakat umum di Sulawesi Selatan bahwa merawat alam berakar dari kesadaran diri yang selaras dengan tatanan alam semesta, diiringi semangat saling mengingatkan demi kebaikan bersama.

Comment