MEDIAWARTA, MAKASSAR – SMAN 6 Kabupaten Maros meraih Juara I Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Piala Panglima TNI yang digelar Kodaeral VI di Makassar, Sabtu (3/10/2026). Sekolah tersebut menjadi yang terbaik setelah bersaing dengan 22 sekolah SMA dan SMK dari Kota Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
SMKN 1 Makassar menempati posisi Juara II, disusul SMA Angkasa Lanud Sultan Hasanuddin sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih SMAN 21 Makassar, Harapan II MAN 3 Makassar, dan Harapan III SMAN 17 Makassar.
Selain menjadi juara umum, SMAN 6 Maros juga meraih penghargaan Danton Terbaik yang diberikan kepada Muh. Rizal Alfillah.
Lomba PBB tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Kodaeral VI menjadi tuan rumah sekaligus penyelenggara kegiatan yang mempertemukan pelajar tingkat SMA dan SMK dalam kompetisi ketangkasan baris-berbaris.
Kompetisi diawali dengan gerak jalan atau defile di depan Monumen Jangkar Kodaeral VI. Setiap regu menampilkan kekompakan pasukan dan memberikan penghormatan kepada Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz bersama pejabat dan tamu undangan yang berada di podium kehormatan.
Persaingan kemudian berlanjut di Lapangan Arafuru Kodaeral VI. Peserta menjalani sejumlah materi PBB, mulai dari gerakan dasar, gerakan di tempat, gerakan berpindah tempat hingga gerakan berhenti di tempat.
Dewan juri yang berasal dari unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU menilai sejumlah aspek, antara lain ketepatan gerakan, kekompakan, kerapian barisan, ketegasan aba-aba, serta kemampuan komandan pleton atau danton dalam memimpin pasukannya.
Materi perlombaan mencakup sikap sempurna, istirahat, penghormatan, periksa kerapian, berhitung, lencang kanan, hadap kanan dan kiri, hadap serong, balik kanan, jalan di tempat, hingga berbagai gerakan perpindahan dan haluan.
Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengatakan lomba PBB tidak hanya menguji ketepatan dan kekompakan gerakan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“PBB memiliki makna lebih luas daripada sekadar ketepatan gerakan dan kerapian barisan,” ujar Andi Abdul Aziz saat membuka perlombaan.
Ia mengatakan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan kebersamaan menjadi bagian penting yang dibangun melalui kegiatan tersebut.
Andi juga meminta seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
“Kepada seluruh peserta, saya berpesan agar mengikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia,” katanya.
Lomba tersebut dibuka melalui upacara di Dermaga Pulau Selayar Kodaeral VI yang dipimpin langsung Dankodaeral VI. Kegiatan turut dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait di Sulawesi Selatan.
Para pemenang mendapatkan piala dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kerja keras selama mengikuti perlombaan.
Melalui lomba tersebut, Kodaeral VI tidak hanya memperingati HUT ke-81 TNI, tetapi juga memberikan ruang bagi pelajar untuk mengasah disiplin, kekompakan, kepemimpinan, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Comment