MEDIAWARTA– Pasar parfum Indonesia tercatat mencapai sekitar USD 612 1 juta pada 2025
dan diproyeksikan tumbuh hingga USD 913 juta pada 2030 dengan laju pertumbuhan 8,4% per tahun,melampaui rata-rata Asia Tenggara. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri terhadap diferensiasi produk, di mana aroma menjadi elemen kunci dalam membangun identitas dan daya saing brand.
Di tengah pertumbuhan pesat industri fragrance nasional yang kini bernilai lebih dari USD 600 juta
dan terus berkembang. PT Alfa Indo Global (AIG) memperkuat posisinya sebagai importir sekaligus
distributor tunggal produk wewangian dari Parfums Plus France di Indonesia, AIG memperkuat
posisinya sebagai importir sekaligus distributor tunggal produk wewangian dari Parfums Plus Francedi Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap diferensiasi produk berbasis aroma.
Sebagai perusahaan yang berbasis di Prancis sejak 2002, Parfums Plus dikenal dengan inovasi
aroma serta penggunaan bahan baku berkualitas tinggi yang bersumber dari Grasse (pusat industri
parfum dunia). Melalui kemitraan strategis ini, AIG menghadirkan akses langsung bagi pelaku bisnis
di Indonesia terhadap produk wewangian premium dengan standar global.
Fahmi selaku Direktur Utama PT Alfa Indo Global mengungkapkan Sebagai distributor tunggal
Parfums Plus di Indonesia, kami ingin menjadi mitra strategis bagi pelaku industri dalam menciptakan
produk yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memiliki identitas aroma yang kuat dan relevan
dengan pasar.
“Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi wewangian berkualitas internasional bagi sektor perawatan pribadi, rumah tangga, hingga wewangian premium.”tuturnya
Dalam lanskap industri yang semakin kompetitif, kebutuhan akan diferensiasi produk menjadi krusial.
AIG menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan end-to-end, mulai dari konsultasi,
pengembangan aroma, hingga produksi massal. Selain itu, perusahaan juga menawarkan fleksibilitas formulasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap klien.
Dari sisi operasional, AIG memastikan seluruh produk yang didistribusikan telah memenuhi standar regulasi dan keamanan, termasuk sertifikasi BPOM (SKI), kepatuhan terhadap standar IFRA (International Fragrance Association), serta kelengkapan dokumen seperti MSDS dan COA. Hal inimemberikan jaminan transparansi dan keamanan bagi mitra bisnis dalam proses produksi mereka.
Keunggulan lain yang ditawarkan AIG adalah efisiensi rantai pasok melalui sistem distribusi yang
terintegrasi, termasuk pengiriman langsung dari Prancis ke Indonesia menggunakan moda transportasi udara untuk menjaga kualitas produk. Dengan dukungan jaringan lokal, AIG juga
memastikan layanan yang cepat dan responsif bagi pelanggan.

Comment