MEDIAWARTA,- Tidur sering kali dianggap sekadar rutinitas mengistirahatkan tubuh setelah seharian beraktivitas. Padahal, saat seseorang terlelap, tubuh sebenarnya tetap bekerja keras menjalankan berbagai proses fisiologis penting, mulai dari regenerasi sel, pemulihan fungsi organ, hingga penyeimbangan sistem metabolisme. Sayangnya, karena proses pemulihan tersebut berlangsung di luar kesadaran, banyak orang hanya menilai kualitas tidurnya dari rasa lelah atau segar saat terbangun di pagi hari.
“Secara fisiologis, saat kita tidur tubuh tetap menjalankan berbagai proses penting yang mendukung pemulihan dan keseimbangan fungsi tubuh. Karena itu, kualitas tidur menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Namun, banyak dari proses tersebut berlangsung tanpa kita sadari, sehingga kita sering kali hanya menilai kualitas tidur dari bagaimana perasaan saat bangun pagi,” ujar dr. Gia Pratama, Medical Doctor & Author.
Untuk membantu masyarakat memahami kondisi kesehatan tubuh secara objektif, Samsung menghadirkan inovasi pemantauan biometrik canggih melalui Galaxy Watch Ultra2. Data fisiologis yang direkam melalui Samsung BioActive Sensor kemudian diterjemahkan oleh Samsung Health menjadi insight visual yang praktis dan intuitif, sehingga pengguna dapat mengenali pola kesehatan tubuh dari waktu ke waktu.
Menyingkap 5 Indikator Vitals Tubuh di Malam Hari
Tampilan fitur Vitals pada Galaxy Watch Ultra2 di aplikasi Samsung Health yang menampilkan lima indikator tubuh selama tidur, yaitu detak jantung, HRV, laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen darah, dihadirkan Samsung Indonesia tahun 2026
Fitur Vitals pada Samsung Galaxy Watch Ultra2 memanfaatkan Samsung BioActive Sensor untuk melacak lima indikator biometrik utama secara real-time, mulai dari detak jantung hingga kadar oksigen darah, guna membentuk baseline kesehatan personal pengguna selama tidur.
Saat pengguna terlelap, fitur Vitals pada Galaxy Watch Ultra2 secara terus-menerus memantau lima indikator utama malam hari dan membandingkannya dengan baseline personal pengguna:
Detak Jantung (Heart Rate): Jumlah denyut jantung per menit selama pemulihan malam.
Variabilitas Detak Jantung (Heart Rate Variability / HRV): Perubahan irama jantung sepanjang malam, termasuk saat tubuh memasuki fase deep sleep.
Laju Pernapasan (Respiratory Rate): Jumlah tarikan napas per menit, yang secara umum berada pada kisaran 16–20 kali per menit.
Suhu Kulit (Skin Temperature): Mencatat fluktuasi suhu permukaan tubuh selama tidur.
Kadar Oksigen Darah (Blood Oxygen / SpO₂): Persentase oksigen yang berhasil masuk ke dalam darah, yang umumnya berada di atas 95 persen.
Untuk membentuk baseline personal yang akurat, fitur Vitals membutuhkan pengumpulan data tidur minimal selama tujuh malam berturut-turut. Data yang dikumpulkan secara berulang ini memungkinkan pengguna melihat perubahan indikator tubuh dalam konteks pola istirahatnya sendiri, bukan sekadar melihat angka acak.
Membaca Insight Kesehatan: Dari Heart Health hingga Energy Score
Guna memudahkan analisis data biometrik yang kompleks, Samsung Health dan antarmuka One UI 9 Watch merangkum parameter tersebut menjadi sejumlah indikator skor yang intuitif:
● Heart Health Score: Memberikan gambaran kondisi kesehatan jantung berdasarkan sejumlah faktor gaya hidup, termasuk durasi tidur, indeks massa tubuh (BMI), aktivitas fisik, dan beban vaskular.
● Sleep Score: Merangkum kualitas tidur secara menyeluruh berdasarkan durasi total, efisiensi, dan tahapan tidur (light, deep, REM).
● Energy Score: Memberikan gambaran kesiapan stamina pengguna untuk beraktivitas pada hari itu berdasarkan akumulasi aktivitas fisik sebelumnya dan pemulihan malam hari
“Selama ini, kita lebih sering melihat kesehatan dari apa yang terlihat di siang hari, seperti jumlah langkah atau aktivitas olahraga. Padahal, kondisi tubuh saat tidur juga memberikan konteks penting mengenai pemulihan. Melalui Vitals dan Heart Health Score di One UI 9 Watch, Galaxy Watch Ultra2 membantu mengubah data tersebut menjadi insight yang lebih mudah dipahami, sehingga pengguna dapat menentukan kapan perlu beristirahat dan kapan siap beraktivitas,” jelas Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Sebagai gambaran pemakaian sehari-hari, aktor sekaligus #TeamGalaxy, Maxime Bouttier, membagikan pengalamannya memanfaatkan fitur ini setelah mencatatkan Heart Health Score 79, Sleep Score 67 (dengan durasi deep sleep sekitar satu jam), dan Energy Score 74.
“Saya memakai Galaxy Watch Ultra2 hampir sepanjang waktu, termasuk saat tidur. Dari Vitals dan skor harian di Samsung Health, saya bisa melihat pola tidur saya sendiri, bukan sekadar menebak dari perasaan saat bangun pagi. Dari situ saya justru menemukan bagian yang paling perlu saya perbaiki, yaitu konsistensinya,” tutur Maxime Bouttier, Actor dan Team Galaxy.
Meskipun demikian, skor harian ini berfungsi sebagai penanda kecenderungan gaya hidup dan bukan merupakan alat diagnosis medis.
“Angka apa pun yang kita lihat sehari-hari bukanlah diagnosis. Fungsinya adalah membantu kita mengenali kecenderungan tubuh dari waktu ke waktu. Jika pengguna melihat perubahan yang berlangsung secara konsisten atau memiliki kekhawatiran mengenai kondisi tubuhnya, langkah yang tepat adalah berkonsultasi dengan tenaga medis profesional,” tambah dr. Gia Pratama, Medical Doctor & Author.
Strategi “4-3-2-1” untuk Kualitas Tidur Maksimal

Comment