Dirut Pelindo Jasa Maritim Kembali ke Almamater, Kenalkan Profesi Kepelabuhanan

MEDIAWARTA, BOGOR – Perjalanan barang yang dipesan melalui aplikasi belanja daring hingga tiba di rumah konsumen menjadi salah satu cara mengenalkan industri kepelabuhanan kepada siswa SMA Negeri 3 Bogor. Melalui contoh sederhana itu, Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim (PJM), Arief Hermawan, mengajak para siswa memahami peran pelabuhan sekaligus mengenali peluang karier di sektor maritim.

Arief hadir dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pelindo Mengajar 2026 di sekolah yang menjadi almamaternya, Selasa (20/10/2026). Dalam kegiatan bertema “Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial” tersebut, ia berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan beragam aktivitas dan profesi yang menopang operasional pelabuhan.

Kehadiran Arief menjadi kesempatan bagi para siswa untuk belajar langsung dari seorang profesional yang pernah menempuh pendidikan di sekolah mereka. Ia menjelaskan bahwa aktivitas kepelabuhanan berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendukung distribusi barang dari satu wilayah ke wilayah lain.

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai pekerjaan di sektor maritim, mulai dari pandu kapal hingga operator peralatan pelabuhan. Penjelasan itu memberikan gambaran bahwa industri kepelabuhanan tidak hanya membutuhkan tenaga operasional, tetapi juga beragam keahlian untuk menjaga kelancaran layanan.

Selain pengetahuan teknis, Arief menekankan pentingnya keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dunia kerja. Kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja dalam tim, beradaptasi, serta menguasai teknologi menjadi bekal yang perlu dikembangkan sejak bangku sekolah.

“Melalui Pelindo Mengajar, kami ingin mengajak para siswa melihat lebih luas berbagai peluang yang ada di sekitar mereka, termasuk dunia kepelabuhanan yang memiliki beragam profesi dan keahlian,” ujar Arief.

Ia berharap pengalaman yang dibagikan melalui program tersebut dapat mendorong siswa untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan berani menentukan cita-cita.

Respons positif datang dari siswa SMA Negeri 3 Bogor, Erjian Andika. Ia mengaku memperoleh wawasan baru mengenai industri kepelabuhanan sekaligus memahami bagaimana perusahaan di sektor tersebut berkontribusi kepada masyarakat melalui pendidikan.

Hal senada disampaikan Dewi Kirana. Menurutnya, penyampaian materi yang disertai kuis, pre-test, dan post-test membuat kegiatan berlangsung menarik sekaligus membantu siswa mengukur pemahaman mereka terhadap materi.

Guru SMA Negeri 3 Bogor, Revi Appandi, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai kunjungan Arief memiliki arti khusus karena seorang alumni yang telah berkarier di tingkat pimpinan perusahaan kembali ke sekolah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Kami sangat berbahagia karena SMA Negeri 3 Bogor kedatangan alumni yang telah sukses dan kembali memberikan manfaat bagi sekolah,” ujar Revi.

Dalam kegiatan itu, PJM juga menyalurkan bantuan TJSL berupa sarana dan prasarana pendidikan serta memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu menunjang kegiatan belajar mengajar dan mendorong siswa terus mengembangkan kemampuan mereka.

Pelindo Mengajar merupakan program TJSL Pelindo di bidang pendidikan yang telah memasuki tahun keempat. Program ini mempertemukan dunia pendidikan dengan pengalaman para profesional di sektor kepelabuhanan agar siswa mendapatkan gambaran lebih luas mengenai dunia kerja.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan upaya penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan dalam agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui Pelindo Mengajar 2026, PJM berharap pengenalan dunia maritim sejak sekolah dapat membuka wawasan siswa terhadap pilihan profesi yang mungkin belum mereka kenal. Bagi Arief, kembali ke almamater bukan sekadar berbagi pengalaman, tetapi juga kesempatan untuk mendorong generasi muda mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Comment