Makassar Masuk Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Nasional

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menetapkan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik terbaik dari total 2.476 inovasi yang ikut, sudah ditetapkan Top 99, yang kini telah memperoleh hasil evaluasi untuk mendapatkan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik 2016.

Hanya empat kota yang mendapat penganugerahan ini, Makassar, Bandung, Balikpapan, dan Pontianak. Sementara, penganugerahan tingkat pelayanan publik ini juga diberikan kepada tiga kementerian, dua Lembaga, delapan provinsi, 14 kabupaten, empat kota, serta tiga badan usaha milik negara/daerah.

Kegiatan tahunan yang telah digelar sejak 2014 tersebut, merupakan wujud program One Agency, One Inovation (OAOI), yang mewajibkan setiap kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan pada tahun ini ditambah badan usaha milik negara/daerah wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan, pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang masuk ajang ini, antara lain Home Care yang merupakan pelayanan kesehatan ke rumah 24 jam.

“Tidak mudah masuk Top 35 Inovasi Pelayanan Publik 2016 ini. Kita mesti melewati sebuah proses kompetisi panjang hingga ditetapkan tim ahli sebagai evaluatornya,” ujar Ramdhan di Makassar, Selasa (24/5/2016).

Sebelumya, seperti yang telah dipaparkan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB, Mirawati Sujono, proses hingga diperolehnya Top 35 Inovasi Pelayanan Publik ini diawali dari setiap inovator mendaftarkan inovasinya.

“Proposal yang masuk dinilai tim evaluator yang terdiri dari para akademisi beberapa perguruan tinggi terbaik di Indonesia, sehingga dihasilkan Top 99,” jelasnya.

Dari Top 99 yang telah terpilih, diwajibkan memaparkan inovasinya dan diwawancarai di hadapan Tim Panel Independen. Kemudian pada tahap akhir, dilakukan mistery shopping untuk menentukan Top 35.

Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra, mengatakan, Wali Kota Makassar akan hadir menerima langsung penghargaan tersebut di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

“Penghargaan ini sangat bergengsi, terbukti hanya empat kota yang masuk dari sekian banyak kota yang mendaftarkan inovasinya. Rencananya, Presiden RI Joko Widodo yang akan menyerahkan penghargaan ini pada 26 Mei,” imbuhnya.

Novianti/Foto: Effendy Wongso

Comment