BI Sulsel Perkuat Sinergi Media, Wartawan Dibekali Pemahaman Ekonomi Makro di Bali

MEDIAWARTA,BALI — Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Pelatihan Wartawan dan Media Engagement 2026 yang digelar di kawasan Pantai Kuta, Bali, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti 53 peserta, terdiri atas wartawan dari berbagai media di Sulawesi Selatan serta perwakilan Bank Indonesia Sulsel. Selain menjadi ruang peningkatan kapasitas jurnalistik, agenda tahunan ini juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Bank Indonesia dan media.

Deputi Kepala Divisi BI Sulsel, Ladywatie Lamakampali, mengatakan keterlibatan wartawan dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen dan kolaborasi yang telah terbangun antara Bank Indonesia dan media.

“Kekuatan media dan kehadiran ini tentunya menjadi bukti nyata bahwa kuatnya komitmen dan kolaborasi kita bersama-sama. Bagi kami di Bank Indonesia, teman-teman media ini tentunya bukan hanya sekadar mitra kerja, tetapi juga menjadi sahabat sekaligus garda terdepan kami,” ujar Ladywatie.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjembatani informasi kebijakan ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang komunikatif, isu ekonomi yang kerap dianggap rumit dapat disampaikan dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami berbagai lapisan masyarakat.

“Lewat tulisan dan liputan teman-teman, kebijakan BI dan informasi ekonomi ini bisa sampai ke masyarakat dengan bahasa yang tentunya mudah dipahami. Sinergi yang luar biasa ini harus selalu kita rawat dengan baik,” jelasnya.

Perkuat Kapasitas Jurnalis Ekonomi

Ladywatie menyebut kegiatan media engagement tersebut menjadi momentum spesial karena digelar secara rutin setiap tahun. Setelah sebelumnya berlangsung di Yogyakarta, tahun ini Bank Indonesia Sulsel memilih Bali sebagai lokasi kegiatan.

Selain menghadirkan suasana yang berbeda, pemilihan Bali diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih cair sehingga hubungan antara Bank Indonesia dan insan pers semakin dekat.

“Alhamdulillah tahun ini kita berkumpul di Bali. Kami memilih Bali karena selain keindahannya, suasana di sini juga memungkinkan kita untuk semakin saling dekat dan memperkuat hubungan,” ungkapnya.

Tak hanya mengedepankan aspek silaturahmi, materi pelatihan tahun ini juga dibuat lebih beragam. Bank Indonesia Sulsel menghadirkan narasumber dari kalangan ekonomi untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai kondisi makro ekonomi

Di sisi lain, Pemimpin Redaksi juga dihadirkan untuk memberikan perspektif jurnalistik, khususnya mengenai cara mengolah isu ekonomi menjadi berita yang berimbang, menarik, dan relevan bagi pembaca.

“Menu belajarnya juga kami upgrade. Kami menghadirkan narasumber ekonomi untuk memperdalam pemahaman kondisi makroekonomi, serta Pemimpin Redaksi untuk berbagi bagaimana menyajikan isu-isu ekonomi menjadi berita yang berimbang dan menarik minat baca masyarakat,” tambah Ladywatie.

Untuk memastikan materi yang diberikan tidak berhenti pada sesi diskusi, panitia juga menggelar lomba penulisan bagi para peserta.

Sebanyak 10 karya terbaik nantinya akan dinilai untuk menentukan pemenang yang berhak memperoleh hadiah. Lomba tersebut sekaligus menjadi sarana bagi wartawan untuk langsung mempraktikkan wawasan yang diperoleh selama pelatihan.

“Kami juga menyelenggarakan lomba penulisan. Nanti sepuluh rekan kami akan menyampaikan karya tulisannya, dan hadiah menarik tentunya akan diberikan. Jadi materi dari para narasumber bisa langsung dipraktikkan dalam karya jurnalistik,” ujar Ladywatie.

Ia berharap peningkatan kapasitas tersebut dapat berdampak langsung terhadap kualitas pemberitaan ekonomi di Sulawesi Selatan. Dengan pemahaman ekonomi yang semakin baik, wartawan diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Harapan utama kami sederhana, yaitu semoga kompetensi dan wawasan ekonomi kita semua semakin bertambah, sehingga berita yang sampai ke publik juga makin berkualitas dan mencerdaskan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi yang berkelanjutan antara Bank Indonesia Sulsel dan media. Dengan hubungan yang semakin erat, kedua pihak diharapkan dapat terus berkolaborasi dalam menyampaikan informasi ekonomi dan kebijakan secara akurat, berimbang, serta mudah dipahami masyarakat Sulawesi Selatan.

Comment