MEDIAWARTA, TANGGAMUS – Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Ulubelu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui peresmian Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Infrastruktur tersebut dibangun dari alokasi bonus produksi panas bumi sebagai kontribusi nyata perusahaan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
Peresmian jembatan yang digelar pada 9 Maret 2026 ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, serta perwakilan manajemen PGE Area Ulubelu.
Bupati Tanggamus menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Ulu Semong menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan akses infrastruktur yang lebih memadai. Ia menilai pembangunan ini sekaligus membuktikan bahwa industri panas bumi mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kehadiran jembatan ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendorong pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy, menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengelola bonus produksi secara transparan dan tepat sasaran.
Menurutnya, proyek ini melanjutkan berbagai kontribusi sebelumnya, seperti peningkatan Jalan Kali Kemis serta program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan di wilayah Ulubelu. Jembatan Ulu Semong sendiri menjadi penghubung strategis antara Desa Ulu Semong dan Desa Petai Kayu.
Dengan nilai investasi lebih dari Rp5 miliar, jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, PGE Area Ulubelu juga aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pemanfaatan energi panas bumi untuk budidaya melon, yang membuka peluang usaha baru bagi masyarakat setempat.
Selain itu, perusahaan juga membina kelompok usaha seperti KUPS Margo Rukun Bestari yang mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk organik “Pertaganik”, serta mendukung pengembangan komoditas unggulan melalui pembinaan kelompok petani Kopi Beloe.
Berbagai inisiatif tersebut dinilai mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong praktik pertanian berkelanjutan di wilayah Ulubelu.
Masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi PGE Area Ulubelu. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut guna mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanggamus secara berkelanjutan.

Comment