UMI Berduka, Prof. Umar Shihab Wafat: Sosok Penjaga Nilai dan Penuntun Keteladanan

MEDIAWARTA, MAKASSARKeluarga besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) berduka atas wafatnya salah satu tokoh penting, Umar Shihab, yang dikenal sebagai Anggota Pembina Yayasan Wakaf UMI.

Kabar duka ini disampaikan langsung Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum dalam perjalanan institusi tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami kehilangan sosok yang bukan hanya bagian dari yayasan, tetapi juga penjaga nilai, pewaris hikmah, dan penuntun keteladanan bagi UMI,” ungkapnya, Jumat (20/3/2026).

Bagi Prof Hambali, almarhum dikenal sebagai figur yang menghadirkan keteduhan serta arah dalam pengembangan kampus sebagai pusat ilmu dan ibadah, sekaligus ruang perjuangan dan pengabdian bagi masyarakat.

“Kepergian beliau sebagai kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi civitas akademika UMI dan umat yang selama ini merasakan nasihat serta kebijaksanaan almarhum,” lanjutnya.

Dalam kesaksiannya, ia menyebut almarhum sebagai pribadi yang istiqamah dalam menuntut dan menyebarkan ilmu, tenang dalam bersikap, serta memiliki kasih sayang yang luas kepada sesama.

“Pihak kampus juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya,” ujarnya.

Prof Hambali juga meyakini bahwa warisan ilmu dan keteladanan yang ditinggalkan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

“Selamat jalan Guru, doa kami mengiringi. Warisan nilai akan kami jaga,” tutupnya.

Comment