MEDIAWARTA, WAJO – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penanganan dilakukan menyusul insiden yang terjadi di SPBU 74.909.91 Ammessangeng, Jalan Sawerigading, Kabupaten Wajo, Minggu (23/8/2026) malam.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya telah menerima informasi awal terkait kejadian tersebut dan langsung berkoordinasi dengan pengelola SPBU serta aparat kepolisian.
Menurut Lilik, insiden bermula ketika seorang konsumen datang ke SPBU saat antrean pengisian Pertalite sedang padat. Petugas kemudian mengarahkan konsumen untuk mengikuti antrean yang tersedia.
“Petugas di lapangan telah mengarahkan konsumen untuk mengikuti antrean yang ada. Sebagai alternatif, konsumen juga diarahkan ke area pengisian Pertamax apabila ingin mendapatkan pelayanan lebih cepat. Namun, situasi kemudian berkembang menjadi insiden yang tidak diharapkan,” ujar Lilik.
Pihak SPBU selanjutnya berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menangani situasi tersebut. Konsumen yang terlibat dalam insiden telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertamina Patra Niaga menyayangkan terjadinya insiden tersebut dan menegaskan keselamatan konsumen maupun petugas menjadi perhatian utama dalam setiap pelayanan di SPBU.
“Kami menyayangkan terjadinya insiden ini dan tentunya sangat memperhatikan keselamatan seluruh konsumen maupun petugas SPBU. Kami menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Lilik.
Berdasarkan informasi dari pengelola SPBU, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Aktivitas pelayanan di SPBU Ammessangeng juga tetap berlangsung normal setelah insiden.
Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU akan terus berkoordinasi dengan Polsek Tempe untuk memastikan tindak lanjut atas laporan kejadian dapat berjalan sesuai prosedur.
Di sisi lain, pengaturan antrean dan pelayanan di SPBU terus diperkuat sebagai langkah pencegahan. Petugas marshalling disiagakan untuk membantu mengatur kendaraan sekaligus mengarahkan konsumen agar antrean berlangsung lebih tertib.
Lilik mengimbau masyarakat yang menggunakan layanan SPBU untuk tetap mengikuti arahan petugas dan menjaga ketertiban selama berada di area pengisian.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas selama berada di area SPBU. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi hal yang penting agar pelayanan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kelancaran pelayanan di seluruh SPBU. Koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan apabila ditemukan kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Comment