Pangdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Bela Negara: “Kalianlah Harapan Indonesia di Masa Depan

MEDIAWARTA,GOWA- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan pembekalan pada kegiatan Bela Negara dan Capacity Building Komunitas penerima bantuan Pendidikan Kabankestralan tahun 2026, bertempat di Aula Rindam XIV/Hsn, Jl. Poros Malino, Pakatto, Kab. Gowa. Sabtu, (15/8/2026).

Di hadapan para peserta, Pangdam menegaskan bahwa mereka adalah putra-putri terbaik bangsa yang menjadi harapan bagi keberlanjutan kepemimpinan Indonesia di masa depan. “Kalian adalah putra-putri bangsa yang mendapatkan kesempatan emas untuk duduk di perguruan tinggi. Kalianlah harapan kita ke depan,” tegasnya. Selanjutnya, Pangdam menguraikan pentingnya ketahanan nasional serta kekuatan pertahanan Indonesia yang tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga pada Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Menurutnya, TNI sebagai kekuatan utama pertahanan memiliki peran mengoordinasikan dan menggerakkan komponen pendukung, termasuk Komponen Cadangan. Pangdam juga menegaskan bahwa keberadaan TNI senantiasa hadir untuk membantu rakyat, sebagaimana tercermin dalam salah satu dari Delapan Wajib TNI, yakni membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kontribusi, mulai dari mendukung ketahanan pangan melalui cetak sawah, optimalisasi lahan dan serapan gabah, hingga pembangunan jembatan perintis dan koperasi.

Kepada para peserta, Pangdam juga berpesan agar pendidikan menjadi landasan utama dalam membangun cara berpikir, bersikap, dan menyampaikan pendapat. “Segala sesuatu yang keluar dari mulut kita, pikiran kita, berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan karena rasa benci, karena kalian adalah sumber daya manusia yang baik. Semakin cinta kepada NKRI, Merah Putih, Pertiwi, dan Indonesia. Ini harapan besar saya sebagai orang tua,” pesannya. Pangdam juga mengajak mahasiswa menghargai setiap profesi, termasuk profesi prajurit TNI, karena setiap prajurit memiliki peran penting bagi organisasi maupun keluarganya. “Bagi kami, memilih profesi tentara ini adalah profesi yang termulia di dunia. Tidak ada profesi di dunia ini yang rela dengan sukarela bersumpah mewakafkan jiwa dan raganya bagi Pertiwi,” pungkasnya

Comment