Milad ke-72 UMI Jadi Momentum Transformasi, Prof Hambali Thalib Dorong Kampus Menuju World Class University

MAKASSAR, MEDIAWARTA – Universitas Muslim Indonesia (UMI) memanfaatkan momentum Milad ke-72 sebagai pijakan untuk mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Jalan Sehat Milad UMI yang diikuti ribuan peserta dari unsur civitas akademika, alumni, mitra kerja, hingga pengurus Yayasan Wakaf UMI di Kampus II UMI Makassar, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah itu menjadi salah satu rangkaian peringatan hari jadi UMI.

Rute jalan sehat dimulai dari Kampus UMI di Jalan Urip Sumoharjo, melintasi kawasan Taman Makam Pahlawan Panaikang, menuju RS Ibnu Sina, kemudian kembali ke kampus dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., mengatakan peringatan Milad ke-72 tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi ruang refleksi dan evaluasi untuk memperkuat kualitas institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

“Milad ini kami harapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar UMI untuk terus bergerak menuju kampus yang lebih berkualitas, lebih berkarakter, dan memiliki daya saing yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof Hambali.

Menurutnya, salah satu tantangan utama perguruan tinggi saat ini adalah meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengakuan global. Karena itu, UMI terus memperkuat budaya akademik yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga pada pengembangan penelitian dan inovasi.

“Perguruan tinggi yang ingin masuk dalam peta persaingan global harus memiliki produktivitas riset yang kuat, sumber daya manusia yang unggul, serta sarana dan prasarana yang mendukung kerja sama internasional. Pengajaran dan penelitian harus berjalan beriringan agar menghasilkan karya yang mampu bersaing secara global,” tegasnya.

Prof Hambali mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir UMI secara konsisten memperluas jejaring internasional melalui berbagai kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Jepang, dan negara lainnya. Kolaborasi tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, pertukaran akademik, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Ia menilai, kemitraan internasional menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan reputasi dan kualitas perguruan tinggi. Melalui kerja sama tersebut, dosen dan mahasiswa memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berinteraksi dengan komunitas akademik global serta mengembangkan penelitian yang berdampak luas.

“Momentum 72 tahun ini menjadi evaluasi sekaligus titik akselerasi bagi UMI untuk terus melangkah menuju World Class University. Kami ingin memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan memiliki orientasi pada peningkatan mutu dan daya saing global,” katanya.

Selain fokus pada penguatan akademik, UMI juga terus membangun karakter dan nilai-nilai keislaman sebagai identitas utama kampus. Menurut Prof Hambali, kualitas lulusan tidak hanya diukur dari kemampuan intelektual, tetapi juga integritas, etika, dan kontribusinya terhadap masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., mengatakan kegiatan jalan sehat menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen kampus dalam menyambut usia baru UMI. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kolektif untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi.

“Milad ke-72 ini bukan hanya perayaan perjalanan panjang UMI, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, kesehatan, kebersamaan, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Apalagi kegiatan ini bertepatan dengan datangnya Tahun Baru Islam yang membawa harapan dan semangat baru,” ujarnya.

Rangkaian Milad ke-72 UMI sendiri telah diawali dengan berbagai kegiatan akademik, termasuk seminar yang melibatkan Pascasarjana UMI. Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026 dengan sejumlah agenda yang menegaskan komitmen UMI sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Kawasan Timur Indonesia.

Dengan semangat transformasi, penguatan riset, serta perluasan jejaring internasional, UMI optimistis mampu memperkokoh posisinya sebagai kampus yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan dalam percaturan pendidikan tinggi global.

Comment