Lima Alumni AXIS Nation Cup Tembus Timnas Futsal U-19

Foto: Masyudi Firmansyah/Mediawarta

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Lapangan futsal pelajar ternyata bisa menjadi pintu menuju panggung yang lebih besar. Empat tahun setelah AXIS Nation Cup (ANC) digelar, lima alumninya tercatat telah menembus Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia U-19.

Kelima pemain tersebut adalah Muhammad Akran dan Sofian Attasauri dari SMK Medika Samarinda yang merupakan juara AXIS Nation Cup 2024. Tiga lainnya, Andika Ferdiansyah, Haekel Ayyasy, dan Ahmad Firdaus dari SMK Nusantara, merupakan juara ANC 2025.

Mereka kemudian mendapat kesempatan memperkuat Timnas Futsal U-19 Indonesia pada ajang ASEAN U19 Boys Futsal Championship dan turut membawa Indonesia finis sebagai runner-up. Capaian itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan ANC sejak pertama kali digelar pada 2023.

Head of Sales XLSMART Area Sulsel, Adam Amran, mengatakan keberhasilan lima alumni tersebut menunjukkan bahwa kompetisi pelajar tidak berhenti pada perebutan gelar juara. Menurut dia, ANC juga diarahkan menjadi bagian dari jalur pembinaan bagi pemain muda yang memiliki potensi.

“AXIS Nation Cup telah menjembatani bakat-bakat muda ke tingkat profesional dengan direkrutnya lima pemain untuk bergabung dengan Timnas Futsal U-19,” kata Adam dihadapan awak media Makassar di salah satu cafe di jalan Amanagappa, Kamis (24/9/2026).

Sejak digelar pada 2023, AXIS Nation Cup terus memperluas jangkauan penyelenggaraannya. Jika pada awalnya berlangsung di 30 kota, kini kompetisi tersebut telah menjangkau 40 kota di Indonesia dengan peserta dan penonton yang terus bertambah.

ANC 2026 mengusung tema “Laga Para Juara” dan digelar di 40 kota yang tersebar dalam sembilan region. Tahun ini, penyelenggara menargetkan keterlibatan 1.680 sekolah dan sekitar 16.800 pelajar.

Di Sulawesi, kompetisi tersebut berlangsung di empat kota, yakni Makassar, Palu, Gorontalo, dan Kendari. Para juara dari masing-masing kota kemudian bertemu dalam fase regional untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.

SMA Negeri 2 Raha akhirnya keluar sebagai juara regional Sulawesi. Tim asal Raha tersebut akan menjadi wakil Sulawesi pada kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 31 Oktober 2026.

Perjalanan menuju tingkat nasional juga tidak sekadar ditentukan oleh hasil pertandingan. AXIS menyiapkan program Intensive Training yang didampingi pelatih nasional bersertifikat AFC. Program ini dipadukan dengan talent scouting untuk menemukan pemain yang dinilai memiliki potensi berkembang lebih jauh.

“Selain memilih kota dan melahirkan juara, kami tidak berhenti sampai di situ. Kami memberikan program Intensive Training yang didampingi coach nasional bersertifikat AFC,” ujar Adam.

Menurut dia, pembinaan tersebut diharapkan memberi pengalaman dan bekal kepada pemain muda agar mampu bersaing ketika memasuki jenjang futsal yang lebih tinggi. Dengan demikian, pertandingan antarsekolah menjadi bagian dari proses panjang pengembangan talenta.

ANC juga mulai membuka ruang yang lebih luas melalui kategori putri. Kompetisi tersebut saat ini digelar di sejumlah kota dan secara bertahap direncanakan diperluas untuk memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada pelajar putri mengembangkan kemampuan di cabang futsal.

Di Makassar, fase regional ANC 2026 digelar di GOR Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan mempertemukan para juara dari sejumlah kota di Sulawesi. Selain Makassar, peserta regional datang dari Palu, Gorontalo, dan Kendari.

Bagi AXIS, keberadaan lima alumni yang telah mengenakan seragam Timnas Futsal U-19 menjadi bagian dari perjalanan ANC membangun ekosistem futsal pelajar. Dari kompetisi sekolah, pemain tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memiliki kesempatan masuk dalam proses pembinaan dan pencarian bakat untuk melangkah ke level berikutnya.

Dengan ANC 2026 yang kembali menjangkau 40 kota, panggung bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan pun semakin terbuka. Dari lapangan sekolah di berbagai daerah, talenta-talenta baru kembali dipertemukan dengan kompetisi, pembinaan, dan peluang menuju level nasional.

Comment