Milad ke-20 YBM PLN: Menebar Manfaat dan Membangun Kemandirian, Hadirkan Ojol Care untuk 120 Pengemudi Ojek Online

MEDIAWARTA,MAKASSAR,— Di balik riuhnya jalanan Kota Makassar, Ina Kartini Syam (44) hampir setiap hari mengendarai sepeda motornya sejak pagi hingga larut malam. Usai mengantar putra semata wayangnya ke sekolah, Ina kembali menyusuri jalanan untuk menjemput rezeki sebagai pengemudi ojek online.

Kurang lebih tujuh tahun menjalani profesi tersebut, Ina telah terbiasa menghadapi berbagai kondisi di jalan. Ia mengantar penumpang ke berbagai sudut kota, termasuk ketika cuaca kurang bersahabat.

Sebelum menjadi pengemudi ojek online, Ina pernah bekerja dengan tuntutan waktu yang lebih terikat. Menurutnya, menjadi pengemudi ojek online memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu, terutama untuk tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu.

Namun, pekerjaan tersebut juga memiliki tantangan tersendiri. Bertemu pelanggan dengan beragam karakter menjadi bagian dari kesehariannya. Meski demikian, Ina tetap menjalani pekerjaannya dengan semangat demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kalau jadi ojol, kita bertemu customer dengan berbagai macam karakter. Tapi saya tetap semangat mencari penghasilan. Yang paling membuat saya senang itu ketika pulang membawa uang atau makanan, lalu melihat senyum anak saya,” ujarnya.

Bagi keluarga kecil Ina, sepeda motor bukan sekadar kendaraan, tetapi juga menjadi sarana utama untuk mencari nafkah. Tingginya intensitas penggunaan membuat perawatan kendaraan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan dalam pengelolaan pengeluaran keluarga.

Karena itu, kehadiran program Ojol Care – Service Motor Gratis dalam rangka memperingati Milad ke-20 Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menjadi dukungan yang berarti bagi Ina. Biaya servis yang terkadang harus ditunda karena adanya kebutuhan keluarga kini dapat terbantu melalui layanan tersebut.

Program Ojol Care memberikan layanan servis motor gratis kepada 120 pengemudi ojek online muslim. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 24–25 September 2026 di Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).

Mengusung tema “Menebar Manfaat dan Membangun Kemandirian”, rangkaian Milad ke-20 YBM PLN tidak hanya menghadirkan bantuan yang dapat dirasakan secara langsung, tetapi juga diarahkan untuk membuka ruang pemberdayaan agar masyarakat semakin berdaya dan mandiri.

Melalui Ojol Care, YBM PLN memberikan dukungan kepada para pengemudi ojek online yang mengandalkan sepeda motor sebagai bagian penting dari aktivitas mereka dalam memperoleh penghasilan. Kendaraan yang terawat dapat menunjang kelancaran mereka menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Program tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang dikelola YBM PLN melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan penerima manfaat.

Semangat membangun kemandirian juga diwujudkan melalui Expo UMKM yang menghadirkan pelaku usaha dari berbagai daerah binaan YBM PLN.

Sejumlah UMKM binaan yang hadir berasal dari Desa Cahaya Lembanna Gowa, Desa Cahaya Kahayya Bulukumba, Desa Cahaya Bontojai Bone, Desa Cahaya Bonda Mamuju, Desa Cahaya Batulaya, serta Napo Polewali Mandar.

Beragam produk lokal, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan, dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Expo ini menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk yang dihasilkan melalui proses pendampingan YBM PLN.

Lebih dari sekadar menjadi sarana promosi, pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari upaya YBM PLN dalam membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha

Gerai Cahaya, Perkuat Kapasitas Pelaku UMKM

Penguatan kapasitas pelaku usaha turut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-20 melalui Program Gerai Cahaya, yang dikemas dalam bentuk sharing session bersama Nurfadilah, S.M., M.M., Business Consultant yang berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan UMKM di masyarakat.

Dalam sesi tersebut, Nurfadilah berbagi pengalaman, strategi bisnis, serta motivasi kepada para pelaku UMKM binaan YBM PLN agar semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan sekaligus Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Albert Safaria, mengatakan rangkaian Milad ke-20 YBM PLN menjadi momentum untuk memperkuat peran YBM dalam menghadirkan program yang memberikan dampak bagi masyarakat.

“Perjuangan para pengemudi ojek online adalah cerminan ketangguhan. Semoga kegiatan kecil ini bisa meringankan beban mereka. Kami percaya berbagi kebaikan akan menghadirkan keberkahan dan cahaya kehidupan bagi semua,” ungkap Albert.

Menurut Albert, memasuki usia ke-20, YBM PLN menjadikan momentum Milad sebagai kesempatan untuk semakin memperkuat komitmen dalam berbagi sekaligus mendorong masyarakat agar semakin mandiri.

“Seluruh program YBM PLN dapat berjalan berkat dana zakat pegawai muslim PLN yang dipotong 2,5 persen setiap bulan. Inilah bentuk komitmen kami, bukan hanya menunaikan kewajiban syariat, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya

Albert menambahkan, semangat “Menebar Manfaat dan Membangun Kemandirian” menjadi refleksi perjalanan YBM PLN selama dua dekade dalam mengelola dan menyalurkan zakat untuk berbagai program kemaslahatan masyarakat.

“Harapannya, manfaat yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sesaat. Kami ingin setiap program dapat menjadi bagian dari proses untuk menguatkan, memberdayakan, dan membangun kemandirian masyarakat,” tutup Albert.

Memasuki usia ke-20, YBM PLN terus berkomitmen menghadirkan berbagai inisiatif yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang. Dari sepeda motor yang kembali siap menunjang aktivitas pengemudi ojek online hingga UMKM yang semakin percaya diri mengembangkan usaha, setiap langkah menjadi bagian dari perjalanan YBM PLN dalam menebar manfaat dan membangun kemandirian.

 

Comment