MEDIAWARTA,MAKASSAR,-Komitmen menghadirkan layanan yang berdampak bagi masyarakat terus diwujudkan oleh Kementerian Agama Kota Makassar. Salah satunya melalui penyerahan wakaf Al-Qur’an dari ASN Kemenag kepada panitia Amaliyah Ramadan Masjid Darun Na’im, Jumat (13/3/2026).
Penyerahan wakaf Al-Qur’an tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar Muhammad di ruang kerjanya kepada Dr. Dg. Maklassa selaku Panitia Amaliyah Ramadan Masjid Darun Na’im yang berlokasi di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Wakaf Al-Qur’an ini akan digunakan sebagai dukungan dan bentuk apresiasi bagi para juara dalam berbagai lomba Amaliyah Ramadan yang telah berlangsung selama sepekan di masjid tersebut. Kegiatan lomba tersebut diikuti oleh anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Adapun beberapa lomba yang diselenggarakan antara lain lomba azan, hafalan surah-surah pendek Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang bertujuan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam sejak dini.
Kakankemenag Kota Makassar H. Muhammad menyampaikan apresiasi atas inisiatif panitia masjid dan dukungan para orang tua dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan bagi anak-anak di bulan Ramadan. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan Amaliyah Ramadan yang diinisiasi oleh panitia pembangunan masjid dan didukung penuh oleh para orang tua jamaah. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman sejak dini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata bagi umat. “Layanan Kementerian Agama harus berdampak bagi masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masjid yang membina generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an,” tambahnya.
Melalui dukungan wakaf Al-Qur’an ini, diharapkan para peserta lomba semakin termotivasi untuk belajar membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan keagamaan bagi generasi muda.

Comment