Beasiswa Kalla Kolaborasi LLDIKTI Wilayah IX Perluas Akses Pendidikan Bagi Mahasiswa PTS di Sulawesi

MEDIAWARTA,MAKASSAR – Komitmen menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif terus diperkuat melalui kolaborasi antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX dan Beasiswa Kalla. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas akses informasi kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi, sekaligus memperkuat tata kelola program beasiswa yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Sitti Rahmawati, S.H., M.H., mengatakan, kebutuhan pembiayaan pendidikan tidak dapat dipenuhi oleh satu pihak saja. Kolaborasi seperti ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama agar semakin banyak mahasiswa yang memiliki potensi akademik yang menghadapi keterbatasan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai.

“Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi langkah penting dalam memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi. Kami berharap perguruan tinggi dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada mahasiswa,” ujarnya.

Sebelumnya, LLDIKTI Wilayah IX bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla juga telah menggelar Sosialisasi Kebijakan Program KIP Kuliah dan Beasiswa Kalla Tahun 2026 yang berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara, Jalan Kumala II No. 51, Makassar pada akhir Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perguruan tinggi swasta di lingkup LLDIKTI Wilayah IX sebagai bagian dari penyamaan persepsi mengenai pengelolaan program beasiswa, peningkatan akuntabilitas, serta tertib administrasi dalam penyaluran bantuan pendidikan dari pemerintah maupun pihak swasta.

Sementara itu, Program Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Sitti Nurkaya Basri, memaparkan kebijakan dan mekanisme pelaksanaan Beasiswa Kalla Tahun 2026. Menurutnya, Beasiswa Kalla tidak hanya berfokus pada bantuan pembiayaan pendidikan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, dan kepedulian sosial.

“Beasiswa Kalla merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Kami ingin memastikan mahasiswa penerima tidak hanya memperoleh bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mendapatkan pembinaan, penguatan kapasitas, serta pengalaman yang dapat mendukung pengembangan diri mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menjaring mahasiswa yang sesuai dengan kriteria program. Karena itu, penyamaan persepsi melalui sosialisasi menjadi bagian penting untuk memastikan proses seleksi hingga pendampingan penerima beasiswa berjalan secara efektif.

“Perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam menjangkau mahasiswa yang membutuhkan. Kami berharap terdapat kesamaan pemahaman mengenai tujuan, mekanisme, dan kriteria program sehingga penyalurannya semakin tepat sasaran,” tambah Aya, sapaan akrab Sitti Nurkaya Basri.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2026 telah dibuka dalam dua tahap, yaitu tahap satu pada 25 Mei hingga 5 Juli 2026 dan tahap dua pada 15 Juli hingga 31 Agustus 2026. Calon pendaftar dapat mengakses formulir pendaftaran melalui tautan bit.ly/CobaBeasiswaKalla2026.

Comment