MEDIAWARTA, JAKARTA – Telkomsel memperoleh alokasi spektrum frekuensi terbesar dalam hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Total spektrum yang diraih mencapai 100 MHz, terdiri atas 2×10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz, yang akan menjadi modal penting dalam mempercepat pengembangan jaringan 5G di Indonesia.
VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel, Ronald Limoa, menyampaikan apresiasi kepada Kemkomdigi atas proses seleksi yang berlangsung secara transparan, akuntabel, dan sesuai tata kelola yang baik.
“Tambahan spektrum tersebut merupakan amanah untuk menghadirkan kualitas layanan digital yang semakin baik bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Ronald menjelaskan, pemanfaatan spektrum akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan serta kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
“2Pita frekuensi 700 MHz akan dimaksimalkan untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah yang selama ini membutuhkan kualitas sinyal lebih baik, termasuk di dalam gedung,” ungkapnya.
Sementara itu, pita 2,6 GHz akan difokuskan untuk meningkatkan kapasitas jaringan sehingga mampu mengakomodasi lonjakan trafik data sekaligus memperkuat kesiapan layanan 5G di berbagai wilayah.
Kombinasi kedua pita frekuensi tersebut dinilai mampu menciptakan keseimbangan antara cakupan jaringan yang luas dan kapasitas layanan yang tinggi.
Telkomsel menegaskan akan terus berkoordinasi dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan untuk memenuhi seluruh tahapan implementasi sesuai ketentuan.
Optimalisasi spektrum diharapkan mampu mempercepat transformasi digital nasional sekaligus menghadirkan pengalaman internet yang lebih cepat, stabil, dan merata bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Comment