MEDIAWARTA, MAKASSAR – PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (SulSelBarra Maluku) menggelar Pameran UMKM yang dirangkaikan dengan Bazar Emas serta peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Mall Panakkukang Makassar, pada 25–26 Juli 2026.
Kegiatan bertema “Anak Berkarya, Keluarga Berdaya” ini menjadi wadah untuk memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi emas.
Puluhan UMKM binaan Pegadaian turut ambil bagian dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, fesyen, hingga kerajinan tangan.
Kehadiran para pelaku usaha tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Di lokasi yang sama, Pegadaian juga menghadirkan Bazar Emas yang memberikan edukasi mengenai berbagai layanan investasi emas beserta promo menarik bagi pengunjung.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarra Maluku, Pratikno, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Pegadaian dalam memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Peran Pegadaian tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM serta membangun budaya investasi yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).
Selain mendukung sektor ekonomi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026.
Berbagai aktivitas edukatif dan kreatif disiapkan untuk anak-anak dan keluarga sebagai upaya menciptakan ruang belajar yang menyenangkan.
Melalui tema yang diusung, Pegadaian ingin mendorong lahirnya keluarga yang produktif sekaligus memberikan dukungan terhadap tumbuh kembang anak melalui kegiatan yang positif.
Antusiasme masyarakat selama dua hari pelaksanaan menunjukkan tingginya minat terhadap produk UMKM lokal maupun layanan investasi emas.
Pegadaian berharap pameran serupa dapat terus digelar sebagai ruang kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan institusi keuangan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan literasi investasi, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Comment