MEDIAWARTA, MAKASSAR – Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan syariah menjadi peluang untuk memperluas akses pembiayaan dan memperkuat ekonomi nasional.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong edukasi yang lebih luas agar masyarakat semakin mengenal produk serta manfaat layanan keuangan syariah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan pentingnya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah.
“Tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43 persen, sedangkan inklusinya berada di angka 13 persen,” paparnya saat pembukaan Indonesia Islamic Finance Summit 2026, Senin (2/11/2026).
Angka tersebut menunjukkan adanya ruang untuk memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah. Peningkatan literasi diharapkan membantu masyarakat memahami pilihan produk keuangan, sementara perluasan inklusi dapat mendorong lebih banyak orang mengakses layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
OJK mendorong penguatan edukasi yang disertai perlindungan konsumen dan pengembangan produk yang relevan. Dengan informasi yang mudah dipahami, masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak serta mengenali hak dan kewajibannya sebagai pengguna layanan.
Perluasan akses juga membutuhkan dukungan lembaga jasa keuangan untuk menghadirkan layanan yang mudah dijangkau. Inovasi produk, penyederhanaan akses, dan pemanfaatan teknologi dapat menjadi bagian dari upaya menjangkau kelompok masyarakat yang belum optimal menggunakan layanan keuangan formal.
Penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah berpotensi memberi manfaat bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah. Pemahaman yang lebih baik terhadap pembiayaan dan produk keuangan dapat membantu pelaku usaha mempertimbangkan sumber pendanaan untuk mengembangkan kegiatan ekonominya.
Melalui kolaborasi antara regulator, industri keuangan, pemerintah, dan masyarakat, pengembangan keuangan syariah diharapkan semakin inklusif. Upaya tersebut dapat memperluas pemanfaatan layanan keuangan yang bertanggung jawab sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.



Comment