Spektamagis Vol. 3 Hadir di Makassar, Mahalini hingga Fiersa Besari Siap Tampil

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Makassar bersiap menjadi tuan rumah Spektamagis Vol. 3 pada Rabu, 4 November 2026. Konser musik di area parkir Phinisi Point ini menghadirkan enam penampil utama dan dua band lokal, dengan perpaduan genre pop, rock, hingga musik alternatif.

Sejumlah musisi yang dijadwalkan tampil antara lain Mahalini, Fadly “Padi”, Vierratale, For Revenge, Fiersa Besari, dan Sound Of Panca. Panggung konser juga akan diramaikan dua band lokal Makassar, Rissline dan Selatan.

Promotor Spektamagis, Rio, mengatakan penyelenggaraan volume ketiga ini membawa konsep konser berskala besar dengan penampil lintas genre. Perpaduan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman musik yang beragam bagi penonton.

“Ini dengan perpaduan musisi lintas genre untuk memberikan pengalaman konser yang lebih spektakuler bagi penonton,” ujar Rio.

Spektamagis Vol. 3 dipromotori PT Panca Rahayu Kreasindo atau Para Kreator di bawah kepemimpinan Alam Nirza. Sebelumnya, dua edisi Spektamagis digelar secara indoor di Kalimantan dengan jumlah penonton masing-masing 4.988 orang pada Volume 1 dan 5.560 orang pada Volume 2.

Berbeda dari dua penyelenggaraan sebelumnya, edisi ketiga ini mengusung konsep outdoor di Makassar. Pemilihan kota tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara menjangkau penikmat musik di wilayah yang berbeda sekaligus membawa konsep pertunjukan ke ruang terbuka.

PIC Lokal Spektamagis, Dhika, menjelaskan area konser di Parking Lot Phinisi Point akan dilengkapi tata suara, pencahayaan, visual LED, dan efek khusus untuk mendukung suasana pertunjukan.

Menurutnya, konser ini menyasar generasi Z dan milenial muda, dengan menghadirkan pengalaman menikmati musik secara langsung melalui produksi panggung berskala besar.

Di antara penampil yang akan meramaikan acara tersebut, Sound Of Panca membawa cerita tersendiri. Band asal Jakarta ini mengusung karakter rock dengan lirik yang berangkat dari kegelisahan terhadap persoalan sosial, termasuk normalisasi judi online di masyarakat.

Promotor Spektamagis, Samuel, mengatakan Sound Of Panca terbentuk pada awal 2026. Band ini diperkuat Ozzy pada keyboard, FR sebagai vokalis, Nanda pada drum, Nayank pada gitar, serta Alam pada bas. Sebelum membentuk band, para personelnya telah bertemu dan bekerja sama dalam sejumlah proyek musik.

Pada awal perjalanannya, Sound Of Panca merilis album perdana bertajuk Menang Untuk Kalah. Album tersebut memuat 11 lagu, termasuk dua versi akustik, yang dikerjakan selama dua bulan dengan Nanda sebagai produser.

Materi album itu berawal dari kebutuhan musik ilustrasi dan original soundtrack film Menang Untuk Kalah. Namun, karya tersebut juga membawa pesan sosial melalui ajakan untuk merefleksikan persoalan judi online yang semakin dinormalisasi dalam kehidupan sehari-hari.

Secara musikal, album ini memadukan beberapa warna tanpa meninggalkan akar rock. Lagu “Menang Untuk Kalah” dan “Lelah Hati” menghadirkan nuansa nu metal, sedangkan “Kalah Telak” menonjolkan karakter groove. Lagu “Dewi” menawarkan pendekatan pop, sementara “Judi” karya H. Rhoma Irama diaransemen ulang dengan sentuhan rock.

Album tersebut turut melibatkan Rudy Nugraha, mantan vokalis Caffeine, dalam tiga lagu, serta Andinna, vokalis band Candu, pada lagu “Hancur Lebur”.

Penampilan Sound Of Panca di Makassar menjadi kesempatan bagi band itu untuk memperkenalkan materi album perdananya kepada penonton di Sulawesi Selatan. Kehadirannya juga menambah warna dalam konser yang mempertemukan musisi dari berbagai latar musikal.

Melalui Spektamagis Vol. 3, penyelenggara ingin menghadirkan lebih dari sekadar deretan penampilan musisi. Perpaduan artis nasional, band lokal, dan konsep panggung terbuka diharapkan menjadikan konser pada 4 November mendatang sebagai salah satu agenda musik yang menarik perhatian penikmat konser di Makassar.

Comment