MEDIAWARTA, JAKARTA – PT Transnusa Aviation Mandiri resmi membuka penerbangan nonstop Denpasar–Phuket, Thailand, mulai Rabu (9/9/2026). Rute baru tersebut menambah pilihan konektivitas langsung antara Indonesia dan Thailand sekaligus memperluas akses wisatawan ke dua destinasi Asia.
Penerbangan perdana rute Bali–Phuket dioperasikan menggunakan Airbus A320 berkapasitas 174 penumpang dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Pada tahap awal, Transnusa menyediakan penerbangan empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.
Frekuensi penerbangan akan ditingkatkan menjadi setiap hari mulai 3 Oktober 2026. Dengan tambahan rute ini, wisatawan dapat menyusun perjalanan yang menggabungkan Bali dan Phuket dalam satu itinerary tanpa harus melakukan transit.
CEO Transnusa Group Datuk Bernard Francis mengatakan, Bali dan Phuket memiliki daya tarik wisata yang berbeda, tetapi dapat saling melengkapi sebagai tujuan perjalanan.
“Bali dan Phuket memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata, dengan karakter yang berbeda namun saling melengkapi. Melalui koneksi langsung ini, kami ingin memberikan lebih banyak ruang bagi wisatawan untuk menyusun perjalanan sesuai dengan minat dan waktu yang mereka miliki,” ujar Bernard.
Bali dikenal dengan perpaduan budaya, alam, pantai dan kulinernya, sementara Phuket menjadi salah satu pintu masuk menuju kawasan Laut Andaman dan sejumlah pulau di sekitarnya. Koneksi nonstop tersebut membuka peluang bagi wisatawan untuk menggabungkan pengalaman wisata di Indonesia dan Thailand dalam satu perjalanan.
Bali Jadi Titik Jelajah Indonesia
Rute baru tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghubungkan Bali dan Phuket. Transnusa juga menjadikan Bali sebagai salah satu titik dalam pengembangan jaringan penerbangannya menuju berbagai destinasi domestik.
Dari Bali, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah daerah seperti Wakatobi, Bima, Lombok dan Manado. Masing-masing menawarkan karakter wisata yang berbeda, mulai dari wisata bahari dan lanskap alam hingga kekayaan budaya lokal.
Dengan jaringan tersebut, Bali berpotensi menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Indonesia. Wisatawan yang datang dari Phuket pun memiliki lebih banyak pilihan untuk mengeksplorasi berbagai wilayah Nusantara.
“Kami berkomitmen untuk membuka akses menuju keindahan luar biasa dari destinasi-destinasi tersembunyi di Indonesia. Dengan memperluas jaringan domestik secara langsung dari Bali, kami memberikan akses yang lebih mudah bagi wisatawan global untuk menjelajahi pulau-pulau yang masih alami dan belum banyak tersentuh,” kata Bernard.
Bali Terhubung dengan Destinasi Internasional
Phuket melengkapi sejumlah rute internasional Transnusa dari Bali yang telah menghubungkan Pulau Dewata dengan Perth, Singapura dan Guangzhou.
Kehadiran rute Bali–Phuket membuat pilihan perjalanan lintas negara semakin beragam. Wisatawan Indonesia dapat memulai perjalanan dari Bali sebelum melanjutkannya ke Thailand, sementara wisatawan dari Thailand maupun pasar internasional dapat menggunakan Phuket sebagai bagian awal perjalanan menuju Bali dan destinasi lain di Indonesia.
Untuk tahap awal, penerbangan Transnusa 8B 541 berangkat dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 11.30 WITA dan tiba di Bandara Internasional Phuket pukul 14.35 waktu setempat.
Penerbangan kembali dengan nomor 8B 542 dijadwalkan berangkat dari Phuket pukul 15.35 waktu setempat dan tiba di Bali pukul 20.35 WITA.
Tiket rute Bali–Phuket tersedia mulai Rp2.399.000 untuk sekali jalan. Pemesanan dapat dilakukan melalui kanal resmi Transnusa maupun agen perjalanan daring.
Transnusa menyediakan beberapa pilihan layanan, mulai dari SEAT, SEAT-PLUS hingga FLEXI-PRO. Layanan tersebut menawarkan fasilitas yang berbeda, termasuk bagasi tercatat, pilihan kursi, makanan dan minuman, priority boarding hingga fasilitas perubahan jadwal dan refund.
Dengan beroperasinya rute nonstop Bali–Phuket dan peningkatan frekuensi menjadi setiap hari mulai Oktober, Transnusa memperluas pilihan perjalanan bagi wisatawan yang ingin menggabungkan destinasi Indonesia dan Thailand dalam satu rangkaian perjalanan.

Comment