EduRun Tourism 2026 Poltekpar Makassar Padukan Lari dan Wisata

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Menempuh jarak beberapa kilometer sambil mengenal potensi wisata Kota Makassar. Konsep itu akan hadir dalam EduRun Tourism 2026 yang digelar Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, pada Minggu, 20 September 2026 mendatang. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Poltekpar Makassar ini memadukan olahraga lari dengan edukasi pariwisata. Sebanyak 1.500 peserta dari kalangan sivitas akademika dan komunitas lari ditargetkan ambil bagian dalam kategori 6K dan 10K.

Dengan tema “Learn Every Mile” dan tagline “Run, Learn, Explore”, peserta tidak sekadar mengejar waktu tempuh. Mereka juga akan diajak mengenal berbagai potensi pariwisata Makassar melalui sejumlah titik edukasi yang ditempatkan di sepanjang rute.

Rute EduRun Tourism 2026 mengambil titik start dan finis di Poltekpar Makassar. Lintasan memadukan jalan beraspal dengan kawasan pesisir, termasuk segmen dari Pantai Biru hingga Pantai Tanjung Layar Putih.

Di sepanjang rute, panitia menyiapkan pos pelayanan, pos pemeriksaan, serta Education Cheering Point yang dikelola oleh perwakilan program studi di Poltekpar Makassar. Titik-titik tersebut menjadi bagian penting dari konsep edukasi yang membedakan ajang ini dari lomba lari pada umumnya.

Wakil Direktur II Poltekpar Makassar, Ahmad Abe, mengatakan konsep EduRun Tourism 2026 sengaja dirancang untuk mempertemukan olahraga, pendidikan, dan pariwisata dalam satu kegiatan.

“Konsep tahun ini cukup berbeda karena kami menggabungkan olahraga, edukasi, dan pariwisata. Jadi, peserta tidak hanya berlari, tetapi juga diajak menjawab pertanyaan di educational point yang telah disiapkan,” ujar Ahmad Abe, Selasa (15/9/2026).

Menurut dia, konsep tersebut diharapkan memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi peserta sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki Kota Makassar.

“Melalui konsep ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Makassar. Ajang ini juga diharapkan dapat memperkuat citra Makassar sebagai kota sport tourism,” katanya.

Pada kategori 6K, peserta akan melewati lima pos edukasi. Sementara peserta kategori 10K akan menjumpai tujuh pos edukasi sepanjang lintasan.

Di setiap pos, peserta diwajibkan memindai kode QR, memasukkan nomor dada, kemudian menjawab pertanyaan melalui formulir digital. Jawaban tersebut bersama catatan waktu saat mencapai garis finis akan diverifikasi panitia sesuai ketentuan perlombaan.

Ketua Panitia EduRun Tourism 2026, Aliyah Maharani, mengatakan pos edukasi menjadi ruang bagi peserta untuk belajar sekaligus mengenal lebih dekat potensi wisata Makassar.

“Melalui pos edukasi, peserta tidak hanya menyelesaikan jarak lari, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar dan mengenal potensi pariwisata Makassar,” ujar Aliyah.

Ia berharap konsep tersebut dapat mempertemukan olahraga, pendidikan, dan promosi wisata dalam satu pengalaman yang dapat dinikmati peserta sepanjang perlombaan.

Untuk menunjang keamanan dan kenyamanan peserta, panitia menyediakan pos air minum, pos pemeriksaan, serta layanan medis di sejumlah titik rute.

Peserta kategori 6K memiliki batas waktu penyelesaian 90 menit, sedangkan kategori 10K diberi waktu maksimal 105 menit. Peserta yang menyelesaikan lomba sesuai batas waktu akan mendapatkan medali.

Selain medali, peserta juga memperoleh jersi, tas jinjing, nomor dada, serta produk sponsor. Setelah mencapai garis finis, peserta dapat menikmati makanan dan minuman penyegar sekaligus mengikuti pengundian hadiah berdasarkan nomor peserta.

Pengambilan perlengkapan peserta dijadwalkan Jumat (18/9/2026) pukul 09.00–20.00 WITA di Poltekpar Makassar. Informasi pendaftaran dan pembaruan mengenai EduRun Tourism 2026 dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @eduruntou2026.

Versi ini sengaja tidak terlalu “membesarkan” acara seperti gaya siaran pers. Fokus beritanya diletakkan pada konsep unik lari sambil belajar dan eksplorasi wisata Makassar, sehingga lebih punya nilai berita dan kata kunci SEO tetap masuk secara alami.

Comment