MEDIAWARTA, MAKASSAR – Belajar membaca Al-Qur’an tidak mengenal kata terlambat. Semangat itu terlihat dari 18 peserta Munaqosyah Dirosa Jamiyyah KB TK Islam Al Azhar 34 Makassar yang mengikuti ujian membaca Al-Qur’an setelah menjalani pembelajaran selama kurang lebih delapan bulan.
Kegiatan tersebut digelar di Faza Arabian Signature, Makassar, Selasa (8/9/2026).
Program Dirosa merupakan salah satu program kerja mandiri Jamiyyah yang menjadi wadah bagi orang tua murid untuk belajar dan memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an.
Munaqosyah menjadi tahap evaluasi bagi peserta yang telah mengikuti sekitar 20 kali pertemuan pembelajaran. Sebelum mengikuti ujian, para peserta dinyatakan layak setelah melalui proses pembelajaran yang mencakup pengenalan huruf hijaiyah, penerapan tajwid, hingga kelancaran membaca Al-Qur’an.
Proses ujian dibimbing dan dinilai Andi Jamilah Meela selaku pengajar sekaligus pembina Dirosa. Pengujian tersebut menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan kemampuan peserta setelah mengikuti pembelajaran khusus membaca Al-Qur’an bagi orang dewasa.
Ketua Jamiyyah KB TK Islam Al Azhar 34 Makassar, Meiyani Putri, mengapresiasi antusiasme peserta selama mengikuti program tersebut.
“Kami bangga melihat perkembangan para peserta. Harapannya, setelah munaqosyah ini, semangat belajar Al-Qur’an terus terjaga, dan silaturahmi tetap berjalan,” ujarnya.
Usai melewati suasana ujian yang cukup menegangkan, kegiatan dilanjutkan dengan games cerdas cermat mengenai materi Dirosa, pembagian hadiah bagi para pemenang, serta tukar kado. Kebersamaan kemudian ditutup dengan sesi foto dan makan bersama.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi semakin banyak orang dewasa untuk berani belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Bagi para peserta, Munaqosyah bukan sekadar ujian akhir pembelajaran, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keinginan mendekat kepada Al-Qur’an dapat dimulai kapan saja dan pada usia berapa pun.

Comment