Unibos Wisuda 1.391 Lulusan, Prof Batara Surya Tekankan Integritas dan Inovasi

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Sebanyak 1.391 lulusan Universitas Bosowa (Unibos) mengikuti prosesi wisuda, Senin (19/10/2026).

Di tengah perubahan teknologi dan tuntutan dunia kerja, Rektor Unibos Prof. Batara Surya mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar, menjaga integritas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Prof. Batara Surya saat memimpin sidang senat terbuka wisuda program sarjana, politeknik, dan pascasarjana Unibos. Rangkaian wisuda dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai Minggu hingga Jumat.

Menurut Batara, wisuda bukan sekadar perayaan keberhasilan akademik setelah menempuh pendidikan tinggi. Momen ini juga menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan orang tua dan keluarga yang mendukung mahasiswa hingga menyelesaikan studi.

Namun, ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan intelektual. Sebaliknya, gelar akademik menjadi titik awal bagi para alumni untuk memasuki dunia pengabdian yang lebih luas dengan tantangan yang terus berkembang.

Perkembangan teknologi yang pesat, menurutnya, menuntut lulusan untuk terus memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan perubahan. Kompetensi yang diperoleh selama kuliah perlu dikembangkan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

Batara juga menyoroti pentingnya transformasi ekonomi Indonesia, dari ketergantungan pada sumber daya alam menuju ekonomi yang bertumpu pada inovasi dan industri. Dalam proses tersebut, perguruan tinggi memiliki peran menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan menghadapi persoalan nyata.

Karena itu, ia mengingatkan para lulusan agar membangun kemampuan berpikir kritis, semangat pantang menyerah, serta keterampilan berkolaborasi. Bekal tersebut dinilai penting agar alumni mampu beradaptasi sekaligus mengambil peran dalam perubahan.

Dalam sambutannya, Batara merangkum pesannya ke dalam tiga hal utama: terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan manfaat.

Pesan pertama adalah memelihara rasa ingin tahu dan tidak berhenti menambah pengetahuan. Menurutnya, proses belajar tidak berakhir ketika seseorang meninggalkan bangku kuliah, melainkan terus berjalan seiring perubahan zaman dan pengalaman hidup.

Pesan kedua berkaitan dengan integritas. Para lulusan diminta menjadikan kejujuran sebagai prinsip dalam mengambil keputusan dan tidak mengorbankan nilai tersebut demi keuntungan sesaat. Reputasi yang dibangun selama bertahun-tahun, ia mengingatkan, dapat rusak akibat satu keputusan yang keliru.

Adapun pesan ketiga adalah memberikan kontribusi nyata di mana pun para alumni berada. Hal itu dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti bekerja secara jujur, profesional, dan amanah, serta berupaya menjadi bagian dari solusi atas persoalan di lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, Unibos terus mengembangkan kapasitas akademiknya melalui pembukaan program studi baru. Dalam laporan kepada Ketua Yayasan, Batara menyampaikan bahwa universitas tersebut telah memperoleh tiga surat keputusan (SK), masing-masing untuk pembukaan Program Profesi Psikologi, Magister Teknik Sipil, dan Magister Ilmu Pertanian.

Unibos juga menargetkan terbitnya SK pembukaan program doktor (S3) Pendidikan Dasar pada 2026. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pendidikan lanjutan sekaligus memperkuat kapasitas institusi.

Pada akhir sambutannya, Batara menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah mendampingi mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan. Dukungan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan para lulusan menuju tahap berikutnya.

Ia berharap alumni Unibos mampu membawa nilai integritas, semangat inovasi, dan pengabdian dalam perjalanan karier maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan tidak hanya meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga memberi kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan bangsa.

Comment