MEDIAWARTA, SOROWAKO — Deru mesin pertambangan nikel di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, bersanding dengan ketenangan sudut konservasi di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) milik PT Vale Indonesia Tbk.
Di balik pagar fasilitas penangkaran resmi berizin BKSDA tersebut, seorang PETUGAS tampak menyodorkan seikat rumput segar yang langsung disambut antusias kawanan rusa timor (Cervus timorensis), Selasa (28/7/2026).
Interaksi harian itu bukan sekadar rutinitas memberi makan, melainkan denyut nyata dari komitmen perlindungan fauna terancam punah agar tetap berkembang biak secara aman di habitat alaminya.
Kehadiran pusat penangkaran di kawasan terpadu Taman Kehati ini menjadi benteng penting bagi pemulihan ekosistem lokal sekaligus laboratorium edukasi lingkungan di lingkar tambang.
Melalui pengawasan kesehatan berkala, ketersediaan pakan berkualitas, dan sanitasi kandang yang terjaga, populasi satwa dilindungi tersebut terus dipantau perkembangannya.
Langkah konservasi terstruktur ini membuktikan bahwa praktik pertambangan berkelanjutan mampu berjalan beriringan dengan pemulihan alam, memastikan keanekaragaman hayati endemik tetap lestari bagi generasi mendatang.

Comment