MEDIAWARTA, MAKASSAR — Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Muhshimannur, M.Hum., berhasil meraih Terbaik II Cabang Hifzh al-Qur’an (MHQ) Golongan 7 Surat Pilihan pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Sulawesi Selatan.
Ajang yang mempertemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi dan daerah di Indonesia tersebut dibuka di Lapangan Karebosi, Makassar, pada 24 Agustus 2026, dan ditutup di Alun-Alun Citra Mas, Kabupaten Pangkep, pada 29 Agustus 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Muhshimannur tampil mewakili kafilah Sulawesi Selatan. Keberhasilan ini terasa istimewa karena merupakan partisipasi pertamanya dalam MTQ KORPRI tingkat nasional.
Muhshimannur mengaku bersyukur dapat mengikuti ajang tersebut sekaligus membawa nama UIN Alauddin Makassar dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Baginya, kompetisi ini memberikan pengalaman baru dalam menguji kesiapan hafalan di hadapan para peserta dan dewan hakim dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari MTQ KORPRI Nasional ini. Apalagi ini merupakan keikutsertaan pertama saya, sehingga Terbaik II menjadi sebuah pengalaman dan amanah yang sangat berarti,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga hafalan Al-Qur’an membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi. Persiapan menghadapi kompetisi juga menjadi momentum untuk kembali memperkuat hafalan dan memperbaiki kualitas bacaan.
“Menjaga hafalan itu membutuhkan proses yang terus-menerus. Bukan hanya menghafal, tetapi bagaimana kita konsisten melakukan murajaah dan menjaga kualitas bacaan agar tetap baik,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan Al-Qur’an dalam kehidupan seorang akademisi tidak semestinya berhenti pada aktivitas keilmuan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam sikap dan pengabdian.
“Bagi saya, Al-Qur’an harus hadir dalam kehidupan dan pengabdian. Prestasi ini mudah-mudahan bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” tuturnya.
Sebagai dosen Bahasa dan Sastra Arab, Muhshimannur juga melihat adanya keterkaitan erat antara bidang keilmuan yang digelutinya dengan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an menjadi bagian penting dalam proses memahami, mendalami, dan menjaga ayat-ayat yang dihafalkan.
Prestasi tersebut menambah deretan keberhasilan sivitas akademika UIN Alauddin Makassar dalam MTQ KORPRI Nasional VIII 2026 sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul dalam bidang akademik maupun pengembangan nilai-nilai keislaman.

Comment