Wali Kota Appi Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut 

MEDIAWARTA,MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dipimpin Wali Kota Munafri Arifuddin terus melakukan langkah nyata fikus memperkuat pembangunan di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Hal ini, bagian dari komitmen yang telah dijanjikan saat kampanye, tujuanya agar masyarakat pulau dapat memperoleh akses layanan dasar dan fasilitas publik yang lebih setara dengan warga Kecamatan yang ada di daratan.

Hal tersebut disampaikan Appi saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat (4/9/2026) malam.

“Kunjungan kami malam ini, di wilayah kepulauan Sangkarrang untuk merasakan langsung kondisi yang setiap hari dihadapi masyarakat pulau,” ujarnya.

“Kami hadir bukan hanya membawa cerita, tapi ada program, ada falisitas dan ada visi pembangunan dan pemerataan pembangunan yang kami akan hadirkan di semua pulau di wilayah Kecamatan Sangkarrang,” tambah Appi.

Bidang pendidikan juga menjadi salah satu perhatian utama Pemkot Makassar. Appi menyebut sejumlah sekolah di wilayah kepulauan yang sebelumnya telah disurvei kini mulai memasuki tahap pembangunan.

Sebagian di antaranya bahkan telah selesai, sementara beberapa lainnya masih dalam proses administrasi untuk memperoleh dukungan pembangunan.

Tidak hanya infrastruktur pendidikan, pemerintah juga akan memperkuat akses pendidikan tinggi bagi anak-anak yang berasal dari kepulauan.

Mulai tahun depan, Appi menyampaikan rencana pemberian beasiswa bagi anak-anak pulau yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Mulai tahun 2027 saya sudah menyampaikan kepada Pak Sekda untuk memastikan pemberian beasiswa kepada anak-anak pulau yang akan menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Kehadirannya ada bukti nyata kepedulian warga di Kepulauan. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mendengar laporan mengenai persoalan di kepulauan.

Kondisi geografis dan keterbatasan akses harus dirasakan langsung agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia menilai program nyata sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat kepulauan.

“Ini penting sekali untuk memastikan supaya kehidupan dan pendidikan saudara-saudara kita yang ada di pulau ini bisa juga ikut naik sama dengan saudara-saudara kita yang ada di daratan,” ujanya.

Dari sisi fasilitas pemerintahan, Pemkot Makassar juga akan membangun kantor Lurah Barrang Lompo dan kantor lainya.

Appi memastikan pembangunan kantor tersebut akan mulai masuk dalam penganggaran tahun depan.

“Tahun depan (2027) sudah masuk dalam penganggaran kita untuk memastikan Kantor Lurah Barrang Lompo ini akan dibangun sesuai dengan peruntukannya,” katanya.

Dengan pembangunan tersebut, pelayanan pemerintahan diharapkan menjadi lebih representatif. Kantor lurah tidak lagi menggunakan rumah dinas sebagai tempat pelayanan.

Pembangunan kantor lurah tersebut juga akan diupayakan berjalan bersamaan dengan pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Pemkot Makassar juga akan melakukan pembenahan sejumlah ruas jalan di pulau-pulau serta lampu jalan.

Appi meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk turun langsung melakukan survei terhadap sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.

“Perbaikan jalan ini dengan Dinas PU akan turun mensurvei di beberapa ruas jalan yang ada di pulau,” ungkapnya.

Selain jalan, pemerintah juga berupaya menghadirkan fasilitas dermaga yang memadai untuk menunjang mobilitas masyarakat.

Appi menyebut penyediaan beberapa dermaga untuk kapal sandar menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus diperjuangkan.

Namun, pembangunan dermaga tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah kota sehingga diperlukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Yang paling penting yang kami usahakan sekarang ini penyediaan beberapa dermaga untuk kapal sandar di beberapa pulau yang ada di Kecamatan Sangkarrang,” katanya.

“Walaupun ini tidak mudah karena kebijakannya tidak ada di pemerintah kota, tapi kami akan mencoba mengakses ke instansi terkait untuk memastikan kehadiran dermaga-dermaga yang ada di kumpulan Sangkarrang ini,” lanjut Appi.

Dijelaskan, untuk memudahkan mobilitas masyarakat, Pemkot Makassar juga tengah menyiapkan skema transportasi laut antar pulau.

Appi mengatakan pemerintah akan meningkatkan layanan transportasi laut yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.

“Insyaallah penambahan Pete-pete laut dan jam berputar kapal laut akan kita tingkatkan untuk memastikan sarana transportasi antar pulau ini bisa jalan dengan gratis,” ungkapnya.

Pemerintah, kata dia, masih mencari bentuk terbaik terkait rute dan pola operasional transportasi tersebut agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami akan memastikan ini menjadi sarana transportasi yang bisa dipergunakan oleh masyarakat pulau sehingga dalam rangka mengakses kegiatan perjalanan sudah tidak ribet lagi,” jelasnya.

“Di pulau juga, kerjsama Pemkot lewat Dinas terkait, menghadirkan lampu penerang jalan di wilayah Kepulauan,” lanjut mantan CEO PSM itu.

Selain fasilitas sekolah, Pemkot Makassar juga akan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sejumlah sekolah yang masih kekurangan guru.

Namun, Appi menekankan bahwa guru yang ditempatkan di wilayah kepulauan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan jumlah tenaga pengajar, tetapi juga memahami karakter masyarakat dan peserta didik di pulau.

“Begitu pula dengan guru-guru untuk mencukupi kebutuhan pendidikan, beberapa masyarakat atau beberapa sekolah yang masih membutuhkan tambahan guru di pulau akan kita cukupi,” katanya.

Ia berharap guru yang bertugas di pulau dapat tinggal bersama masyarakat dan memahami kebutuhan anak didiknya

“Guru-guru yang ada di pulau adalah guru-guru yang mengerti dengan karakter orang-orang yang ada di pulau. Guru-guru yang ada di pulau adalah guru-guru yang mau tinggal bersama masyarakat yang ada di pulau,” tegasnya.

Selaku Wali Kota, Appi tidak menginginkan pola penugasan guru yang hanya datang sebentar kemudian meninggalkan wilayah tugas dalam waktu lama.

“Guru yang tinggal bersama masyarakatnya, guru yang mengerti apa yang menjadi kebutuhan murid-muridnya, guru yang mampu memberikan tambahan pelajaran dan nilai-nilai lainnya, yang mampu berkomunikasi dengan orang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, mantan CEO PSM itu juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Kepulauan Sangkarrang beserta seluruh jajaran, ketua RT, ketua RW, dan tokoh masyarakat yang selama ini memberikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah.

Dia berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga seluruh program prioritas yang dirancang untuk wilayah kepulauan dapat berjalan maksimal.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Camat serta seluruh jajaran, ketua RT, ketua RW, tokoh-tokoh masyarakat untuk terus memberikan support dan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan prioritas yang akan diberikan,” kata Appi.

Menurutnya, seluruh program pembangunan yang dijalankan pemerintah bukan semata-mata untuk kepentingan pemerintah, melainkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, pemerataan pembangunan di Kepulauan Sangkarrang harus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal hanya karena tinggal di wilayah kepulauan.

“Berharap bahwa apa yang kita lakukan ini bukan kepentingan pemerintah, tapi kepentingan dan kesejahteraan seluruh warga masyarakat, khususnya yang ada di Kepulauan Sangkarrang,” tutup App.

Diketahui, kehadiran Wali kota Appi di pulau, disambut hangat warga di Pulau tersebut. Didampingi Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). (*)

Comment