Waspada Si Pembunuh Senyap, Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Skrining Hipertensi Gratis di Desa Bulo

MEDIAWARTA,SIDENRENG RAPPANG – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit tidak menular terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin. Melalui program kerja bertajuk “Waspada Si Pembunuh Senyap: Pelaksanaan Skrining Hipertensi pada Masyarakat Usia Produktif Akhir dan Usia Lanjut di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang,” mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin, Nabila Hana Zahirah Amri, menggelar kegiatan pemeriksaan tekanan darah gratis sebagai langkah deteksi dini hipertensi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026, berkolaborasi dengan Puskesmas Rappang dan PT Dharma Guna Wibawa dalam rangkaian acara soft launching produk pertanian di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Hipertensi dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap karena sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas, namun dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, hingga gagal ginjal. Berangkat dari kondisi tersebut, program skrining ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memeriksa tekanan darah secara rutin sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan tekanan darah secara gratis sekaligus edukasi mengenai faktor risiko hipertensi, pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali, serta penerapan gaya hidup sehat melalui pola makan seimbang, aktivitas fisik yang teratur, dan pemeriksaan kesehatan berkala.

“Deteksi dini menjadi langkah penting agar hipertensi dapat diketahui lebih awal sehingga risiko komplikasi dapat dicegah,” menjadi pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan skrining hipertensi tersebut turut bersinergi dengan program kerja mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin lainnya, Hardianis Jessen Sapan, melalui program “Pelaksanaan Skrining Gula Darah sebagai Upaya Deteksi Dini Diabetes Melitus pada Masyarakat Usia Produktif Akhir dan Usia Lanjut di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang.”

Melalui pemeriksaan kadar gula darah, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memperoleh edukasi mengenai faktor risiko diabetes melitus, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta penerapan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular.

Awalnya, kedua program tersebut ditujukan bagi masyarakat usia produktif akhir dan lanjut usia di Desa Bulo. Namun, pelaksanaannya berkembang menjangkau masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Panca Rijang. Hal ini disebabkan kegiatan skrining dilaksanakan bersamaan dengan acara soft launching produk pertanian yang dihadiri banyak petani dari berbagai wilayah.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, berkonsultasi mengenai hasil skrining, serta memperoleh informasi mengenai langkah-langkah pencegahan hipertensi dan diabetes melitus.

Sebagai bentuk komitmen agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin tetap membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Posko KKN Desa Bulo. Selain itu, skrining hipertensi dan diabetes juga terus dirangkaikan dalam berbagai program kerja berikutnya sehingga masyarakat yang belum sempat mengikuti pemeriksaan pada kegiatan utama tetap memperoleh kesempatan melakukan deteksi dini.

Kolaborasi antara mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Puskesmas Rappang, dan PT Dharma Guna Wibawa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus. Lebih dari sekadar kegiatan pemeriksaan gratis, program ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Bulo dan wilayah sekitarnya.

Comment